
Bruno Paraiba (kiri) saat menjalani latihan kembali bersama Persebaya Surabaya. (Persebaya)
JawaPos.com– Bruno Paraiba sudah dua kali tampil bersama Persebaya Surabaya. Namun, dua laga tersebut sama-sama berstatus away.
Pertama, saat melawan PSM Jogjakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul (25/1). Pada laga itu, bomber asal Brasil tersebut mencetak satu gol.
Laga kedua dilakoni di Stadion Segiri, Samarinda (7/3). Saat itu, Green Force dihajar 5-1 oleh Borneo FC. Artinya, Paraiba belum pernah bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.
Peluang untuk menjalani debut di kandang cukup terbuka. Dia berpeluang tampil saat Persebaya menjamu Persita Tangerang pada Sabtu (4/4). Meski masih dalam proses pemulihan, Paraiba mengaku siap tampil.
“Saya merasa lebih sehat. Saya sedang berusaha mencapai kondisi terbaik dan melakukan segalanya untuk kembali sepenuhnya,” ujarnya, dikutip dari laman resmi klub (31/3). Karena itu, dia berharap bisa diturunkan pada laga tersebut. Apalagi, Paraiba ingin tampil di hadapan Bonek.
“Saya siap bermain dan membantu semaksimal mungkin. Tujuan saya adalah memberikan yang terbaik,” tegasnya.
Striker 31 tahun itu ingin memutus tren buruk Green Force. “Saya ingin menang dan membantu tim. Itulah cara saya bermain,” tambah Paraiba.
Baca Juga:Carlos Pena Sesumbar di GBT! Persita Tangerang Tantang Keangkeran Kandang Persebaya Surabaya
Tavares Tunggu Keputusan Tim Dokter
Masalahnya, peluang Paraiba untuk debut di GBT bisa saja gagal. Sebab, sang pelatih, Bernardo Tavares, menilai kondisi bomber dengan tinggi 189 sentimeter itu belum sepenuhnya fit.
“Dia (Paraiba) memang mulai membaik. Namun, kami mencoba untuk terus berkoordinasi dengan tim medis guna melakukan semua prosedur yang mereka anggap terbaik. Tujuannya agar dia dapat pulih dengan cepat,” kata Tavares, seperti dikutip dari laman resmi I.League.
