
Duel panas Persebaya Surabaya vs Persita Tangerang di Stadion Gelora Bung Tomo jadi ujian lini belakang Pendekar Cisadane. (Dok. Persita)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya berpotensi jadi mimpi buruk bagi Persita Tangerang yang tengah dihantui krisis lini belakang. Catatan delapan laga tanpa clean sheet membuat duel di Stadion Gelora Bung Tomo pada 4 April 2026 diprediksi berjalan panas.
Tersisa sembilan laga pamungkas di Super League 2025/2026 untuk Pendekar Cisadane jalani musim ini. Pelatih Carlos Pena pun ingin para pemain untuk terus menunaikan tanggung jawabnya di setiap pertandingan.
Baca Juga:Ngerinya Inovasi Persija Jakarta! Fan Token Berbasis Blockchain Siap Ubah Cara Jakmania Dukung Klub
Yang terdekat tentu saja laga tandang ke Surabaya guna menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya. Laga ini menjadi krusial karena bisa menentukan posisi akhir kedua tim di papan klasemen.
Menariknya jelang hadapi Persebaya Surabaya, Persita Tangerang punya dua fakta unik yang kontras. Produktivitas lini depan meningkat, namun pertahanan justru terlihat sangat rapuh.
Dalam lima pertandingan terakhir, Persita mampu mencetak 10 gol yang menunjukkan efektivitas serangan mereka. Namun di sisi lain, mereka belum mencatatkan clean sheet dalam delapan pertandingan terakhir.
Kondisi ini tentu jadi perhatian serius bagi Carlos Pena yang harus segera menemukan solusi. Apalagi Green Force dikenal punya daya gedor tinggi saat bermain di kandang sendiri.
Persiapan pun sudah mulai dilakukan sejak awal pekan ini setelah para pemain mendapat libur Idul Fitri. Tim kembali dikumpulkan untuk memulihkan fokus dan kebugaran jelang laga berat.
“Para pemain sudah kembali dari masa liburan mereka dan kita pun sudah melakukan latihan selama sepekan sebelum hari raya,” buka Carlos Pena.
“Mereka dalam kondisi baik, karena kami terus memberikan sesi latihan individu kepada mereka di masa jeda kali ini.”
Baca Juga:Tangis di Meksiko, Sejarah di Depan Mata! Frans Putros Bawa Nama Persib Bandung ke Piala Dunia 2026
Carlos Pena menegaskan pentingnya tanggung jawab sebelum berbicara soal motivasi. Ia ingin seluruh pemain tetap menjaga disiplin hingga akhir musim.
