
Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis. (Dok. PSS)
JawaPos.com - PSS Sleman terus menjaga peluang mereka dalam perburuan tiket promosi usai menuntaskan laga pekan ke-22 Championship 2025/2026 dengan hasil imbang 1-1 melawan Kendal Tornado FC.
Pertandingan yang digelar di Stadion Sriwedari, Solo, Minggu (29/3/2026) malam itu menjadi pengingat bahwa persaingan di fase akhir musim semakin ketat.
Memasuki lima pertandingan terakhir, seluruh tim kini berada dalam tekanan yang sama untuk mengamankan posisi terbaik di klasemen.
Berstatus sebagai pemuncak Grup Timur, PSS Sleman tak lepas dari sorotan, terutama terkait peluang mereka untuk naik kasta ke Super musim depan.
Pelatih kepala PSS, Ansyari Lubis, menegaskan kunci utama bagi timnya saat ini adalah menjaga fokus dari satu pertandingan ke pertandingan berikutnya.
Ia tidak ingin para pemain terbebani target besar, melainkan menjalani setiap laga dengan pendekatan yang lebih sederhana namun konsisten.
“Saya selalu tekankan kepada pemain untuk fokus di setiap pertandingan. Targetnya jelas, kita harus berusaha menang di setiap laga. Kalau dijalani bertahap, peluang itu akan terbuka,” ujar Ansyari usai sesi latihan di Lapangan Pakembinangun, Rabu (1/4/2026) dikutip dari pssleman.id.
Menurutnya, konsistensi menjadi faktor penentu dalam menjaga posisi di papan atas. Ia juga mengingatkan bahwa persaingan di Grup Timur sangat ketat, sehingga sedikit saja lengah bisa berdampak besar pada posisi tim di klasemen.
“Persaingan sangat luar biasa. Kalau kita tidak maksimal, tim lain siap mengambil posisi kita. Jadi pemain harus tetap fokus, konsentrasi, dan konsisten,” tambahnya.
