
Hariono bersama Deltras FC. (Dok. Deltras)
JawaPos.com - Perjalanan karier Hariono memasuki babak baru di ajang Pegadaian Championship 2025/26. Sosok yang selama ini dikenal sebagai gelandang pekerja keras kini tak lagi berlari di tengah lapangan, melainkan berdiri di pinggir lapangan sebagai bagian dari tim pelatih Deltras FC.
Perubahan peran ini terjadi setelah Hariono mengalami cedera ligamen lutut pada Oktober 2025. Cedera tersebut didapat saat menghadapi Persipura Jayapura di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Kondisi itu memaksanya menepi cukup lama dan harus menjalani operasi.
Di tengah situasi tersebut, manajemen Deltras mengambil langkah cepat dengan memberikan kepercayaan baru kepada Hariono sebagai asisten pelatih hingga akhir musim. Keputusan ini sekaligus menjadi awal perjalanan barunya di dunia kepelatihan.
“Tentunya saya sangat bersyukur, terima kasih kepada manajemen sudah diberi kesempatan dan kepercayaan menjadi asisten pelatih,” ujar Hariono dikutip dari ileague.id.
Alih-alih menjauh dari sepak bola, pemain asal Sidoarjo ini justru melihat kesempatan untuk tetap berkontribusi. Ia mengaku peran barunya ini menjadi pengalaman pertama yang penuh tantangan sekaligus pembelajaran.
“Ini merupakan pengalaman perdana saya di staf kepelatihan. Saya akan belajar dan berusaha yang terbaik untuk Deltras ke depan,” tambahnya.
Nama Hariono sendiri bukan sosok asing di sepak bola nasional. Ia pernah menjadi bagian penting Persib Bandung selama bertahun-tahun, sebelum melanjutkan karier bersama Bali United FC dan klub lainnya. Pengalaman panjang tersebut kini menjadi bekal penting dalam menjalankan tugas barunya.
Sebagai mantan gelandang bertahan, Hariono memiliki pemahaman kuat soal ritme permainan dan keseimbangan tim.
Hal ini membuatnya cepat beradaptasi dalam membantu sektor lini tengah Deltras yang menjadi fokus pembenahan.
