
Latihan Borneo FC. (Istimewa)
JawaPos.com–Borneo FC Samarinda memasuki fase paling krusial dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/26. Dengan kompetisi yang tinggal menyisakan sembilan pertandingan, setiap poin kini memiliki arti yang jauh lebih besar bagi tim papan atas.
Pada pekan ke-26, Borneo FC dijadwalkan menjalani laga tandang super league menghadapi Madura United FC di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan, Pamekasan, Minggu (5/4). Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu penentu arah perjalanan tim dalam perebutan trofi musim ini.
Saat ini, Borneo FC menempati posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 54 poin. Mereka terpaut empat angka dari Persib Bandung yang memimpin di puncak klasemen.
Di sisi lain, Persija Jakarta terus membayangi di peringkat ketiga dengan 52 poin, membuat persaingan semakin ketat di papan atas. Kondisi tersebut otomatis meningkatkan tekanan bagi skuad asuhan Fabio Lefundes.
Namun, pelatih asal Brasil itu menilai timnya masih berada dalam kondisi cukup stabil, meski beberapa pemain belum sepenuhnya pulih dari cedera. Salah satu sorotan tertuju pada striker andalan, Kaio Nunes.
Pemain tersebut masih dalam tahap pemulihan pasca operasi dan belum bisa diturunkan secara maksimal. Tim pelatih memilih untuk berhati-hati agar proses pemulihannya berjalan optimal.
”Untuk Kaio, setelah operasi, sesuai arahan tim medis, masih ada proses verifikasi di bulan pertama dan observasi lanjutan di bulan kedua,” ujar Lefundes dikutip dari ileague.id.
Dia menambahkan bahwa Kaio saat ini sudah memasuki fase transisi dan menunjukkan perkembangan fisik yang positif. Namun, sang pemain masih harus menghindari kontak langsung di area yang sebelumnya mengalami cedera.
Situasi serupa juga dialami Habibi Jusuf, yang membutuhkan waktu lebih panjang untuk pulih. Setelah menjalani operasi ACL dan meniskus, proses rehabilitasi pemain tersebut berjalan secara bertahap.
