
Leo Lelis akan kembali menjadi andalan di lini pertahanan Persebaya saat menghadapi Persita Tangerang Sabtu (4/4) mendatang. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya menantang Persita Tangerang dengan modal negatif, yaitu kalah 5-1 dari Borneo FC pada pekan ke-25. Tim berjuluk Green Force ini pun mencatatkan jumlah kebobolan yang cukup banyak, yaitu 30 gol dan membuat mereka terlempar ke peringkat tujuh.
Tak ingin menjadi lumbung gol lagi, Bernardo Tavares menginginkan skuad Persebaya membenahi sektor pertahanan. Ia pun fokus pada area tersebut saat latihan tim terkini sebagai persiapan menghadapi Persita Tangerang Sabtu (4/4) mendatang.
"Target kami adalah memperbaiki kesalahan pada pertandingan terakhir. Kami memerlukan pemain yang memiliki keseimbangan defensif mumpuni agar tidak mengalami kerugian lagi karena penempatan diri pemain sebelumnya tidak begitu bagus," ujar Bernardo Tavares seperti dikutip dari laman ILeague.
Pada sesi latihan terbaru, Tavares menekankan prinsip garis perlindungan serta bagaimana tim menyikapi saat berhasil menguasai bola atau ketika kehilangan bola, serta menjaga keseimbangan antara agresivitas serangan dan disiplin taktik.
Pelatih asal Portugal ini juga menginginkan para pemain asuhannya lebih cerdik saat bertindak ketika menghadapi situasi tertentu, misalnya transisi. Ia juga melatih lini serangnya agar lebih efektif memanfaatkan peluang.
"Kami menyusun beberapa prinsip garis pertahanan dan juga skema menyerang, seperti hal penting saat kami menguasai bola. Keseimbangan ini perlu lebih baik karena kami kemasukan banyak gol melalui proses serangan balik lawan," imbuhnya.
Baca Juga:Daya Jelajah Catur Pamungkas Tembus 225 KM: Kawal Sisi Kanan Persebaya Sejauh Surabaya–Semarang!
Bernardo Tavares memang pantas was-was dengan kondisi timnya. Sejak resmi menangani Persebaya pada 10 Januari lalu, Green Force tidak jauh lebih baik dibandingkan saat masih ditangani Eduardo Perez.
Dari sembilan laga yang telah dijalani, Persebaya di bawah asuhannya meraih empat kemenangan, dua hasil imbang, dan merasakan tiga kekalahan. Secara produktivitas, mereka memang mampu mencetak 15 gol. Namun, jumlah kebobolannya bikin ngelus dada, yaitu kemasukan 15 gol.
Selain menghadapi masalah di lini belakang, Tavares juga dibikin pusing dengan cederanya sejumlah pemain. Menurutnya, kondisi skuadnya saat ini masih belum ideal.
