
Pemain Persebaya Bruno Paraiba (kanan) diperkirakan absen menghadapi Persita karena kembali cedera. (ILeague)
JawaPos.com–Rekrutan baru Persebaya pada bursa transfer paruh musim ini Bruno Paraiba sempat digadang-gadang menjadi salah satu pembelian terbaik. Bagaimana tidak, dia langsung mencetak satu gol saat laga debutnya menghadapi PSIM Jogjakarta.
Sayangnya, ekspektasi yang tinggi itu gagal dipenuhi. Setelah laga itu, Bruno Paraiba langsung absen pada laga berikutnya karena cedera. Ternyata, pemulihannya cukup lama, dan akhirnya dia harus absen dalam enam laga berikutnya.
Harapan untuk kembali menjadi andalan di lini serang Green Force kembali muncul saat dia diturunkan dalam beberapa menit saat Persebaya dilumat Borneo FC pada pekan ke-25 sebelum jeda kompetisi awal Maret. Namun, setelah pertandingan tersebut, dia ternyata kembali cedera dan setelah melewati sekitar tiga pekan, Paraiba tampaknya belum juga pulih dan diragukan tampil saat menghadapi Persita Tangerang pada Sabtu (4/4).
Karena kondisi itulah, pihak Persebaya sangat berhati-hati dalam menangani cedera pemain asal Brasil itu. Pelatih Bernardo Tavares pun menegaskan tidak akan memaksakan untuk memainkan Paraiba jika kondisinya belum benar-benar memenuhi standar kebugaran untuk bertanding di level tertinggi.
”Saat ini dia tidak dalam kondisi baik. Dia mulai membaik tetapi kami mencoba untuk terus dekat dengan departemen medis guna melakukan semua prosedur yang mereka anggap lebih baik agar dia dapat pulih dengan cepat,” tutur Tavares seperti dikutip dari ILeague.
Mantan pelatih PSM Makassar itu juga memberi alasan mengapa memainkan Paraiba selama sekitar 24 menit saat menghadapi Borneo FC. Padahal kebugaran sang pemain sebenarnya masih diragukan karena baru pulih dari cedera.
”Kami perlu berhati-hati dengan para pemain seperti ini karena mereka ingin bermain, tetapi kemudian kami memiliki risiko bahwa stamina mereka tidak bagus dan setelah itu mengalami masalah serta cedera lagi,” imbuh Bernardo Tavares.
Cederanya Paraiba tentu sangat disayangkan karena dia bisa menambah kekuatan di lini tengah Green Force sebagai gelandang serang maupun playmaker. Tavares pun menegaskan pemulihan pemain yang pernah berlaga di Liga Korea Selatan itu akan menjadi salah satu prioritas utama.
Beruntung, playmaker utama Green Force Francisco Rivera tidak mengalami kendala kebugaran. Dia siap menjadi jenderal lapangan tengah saat menghadapi Pendekar Cisadane.
