
PSMS Medan ditahan imbang PSPS Pekanbaru 1-1. (Dok. Instagram/@official_psmsmedan)
JawaPos.com - Peluang PSMS Medan untuk meraih tiket promosi ke Liga 1 musim depan semakin berat. Hal itu terjadi setelah Ayam Kinantan ditahan PSPS Pekanbaru dengan skor 1-1 dalam lanjutan Liga 2 Championship 2025-2026 di Stadion Utama Sumatera Utara, Sabtu (28/3) malam.
Pada pertandingan ini, PSMS mencoba menguasai laga dengan umpan-umpan pendek. Namun, tempo permainan justru lebih banyak dihiasi pelanggaran keras. Pada menit ke-4, Nazar harus menerima kartu kuning setelah menjatuhkan pemain lawan dengan cukup brutal.
Baca Juga:Juarai GP Jepang di Suzuka, Andrea Kimi Antonelli Pecahkan Rekor Pemimpin Klasemen Termuda
Tuan rumah nyaris kecolongan di menit ke-9. Umpan Kim Jeung Ho yang gagal sempurna berhasil dicuri oleh striker PSPS bernomor punggung 10, Francis. Sayangnya, umpan matang Francis ke arah Antonio masih melebar tipis di samping gawang yang dikawal Reky Rahayu.
Hingga 15 menit pertama, dominasi PSMS terlihat jelas, tetapi ketajaman di lini depan menjadi pekerjaan rumah besar. Umpan silang Ari Maring gagal dimanfaatkan Clayton karena kontrol bola yang belum maksimal.
Puncak drama terjadi pada menit ke-26. Antonio sempat mencetak gol untuk PSPS, namun asisten wasit langsung mengangkat bendera tanda offside.
Terjadi protes keras dari kubu tim tamu. Wasit pun mengecek Video Assistant Referee (VAR). Hasilnya, gol disahkan. PSPS unggul 1-0, membuat stadion yang tadinya bergemuruh mendadak hening.
Tertinggal satu gol, pelatih PSMS Eko Purdjianto terlihat gelisah di pinggir lapangan. Ritme permainan anak asuhnya melamban dan kehilangan arah hingga babak pertama usai. Skor 1-0 untuk keunggulan PSPS Pekanbaru bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, Eko Purdjianto langsung bergerak cepat. Dua kartu as ditarik keluar: Ari Maring digantikan Antoni, dan Dani Saputra digantikan Zaki. Strategi ini langsung mengubah wajah permainan PSMS.
Meski PSPS sempat mendapat peluang emas akibat kecerobohan lini belakang tuan rumah, keberuntungan belum berpihak pada mereka. Tekanan demi tekanan terus dibangun Ayam Kinantan.
Namun, kegagalan kembali menghantui PSMS. Pada menit ke-63, Clayton mendapat peluang emas lewat umpan pendek Cadenazi di mulut gawang. Di saat seluruh stadion bersiap merayakan gol, tendangan Clayton justru melambung. Suara erangan penonton terdengar nyaring.
