Layvin Kurzawa dan Andrew Jung menghadiri undangan Dubes Prancis untuk Indonesia, Fabien Panone. (Dok. Persib)
JawaPos.com - Dua pemain Persib asal Prancis, Andrew Jung dan Layvin Kurzawa, menyatakan kebahagiaannya bisa menghadiri undangan silaturahmi dengan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Timor Leste, dan ASEAN, Fabien Penone, di Jakarta Pusat, Selasa (24/3).
Kedatangan Jung dan Kurzawa didampingi oleh Chief Executive Officer PT Persib Bandung Bermartabat, Glenn T. Sugita, serta Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan. Pertemuan ini bertujuan memperkuat kerja sama antara Indonesia dan Prancis, khususnya di bidang olahraga dan sepak bola.
"Ini sangat bagus dan saya senang bisa berada di sini. Kami mewakili Prancis dan menikmati undangan ini. Mereka menyambut kami dengan sangat hangat, dan tentu saya senang bisa banyak berbicara bahasa Prancis," ungkap Jung.
Sementara itu, Kurzawa menekankan pengalaman baru yang ia dapatkan di Indonesia.
"Ini negara baru, benua baru. Saya menemukan budaya dan orang-orang (Bobotoh) yang luar biasa menerima saya. Saya hanya ingin menikmatinya dengan memberikan yang terbaik untuk mereka," ujarnya.
Persib memanfaatkan momentum ini sebagai bagian dari diplomasi olahraga. Selain fokus pada prestasi di lapangan, klub kebanggaan Bandung ini aktif membangun jejaring internasional melalui pendekatan budaya, komunitas, dan pengembangan industri olahraga.
Kehadiran klub dalam forum diplomatik ini menunjukkan bagaimana sepak bola dapat menjadi jembatan untuk memperluas kerja sama lintas negara, mulai dari pengembangan pemain hingga pertukaran pengetahuan.
Glenn Sugita menyatakan apresiasinya atas sambutan hangat Kedutaan Besar Prancis dan menegaskan langkah nyata kerja sama yang terjalin.
"Beberapa tahun lalu kami berdiskusi mengenai potensi kerja sama di bidang sepak bola. Hari ini, hadirnya dua pemain asal Prancis di Persib adalah bukti nyata, dan kami berharap ini menjadi awal kolaborasi jangka panjang yang saling menguatkan," ucapnya.
Sebagai simbol persahabatan, Persib menyerahkan jersey resmi musim Super League 2025/2026 kepada Penone, lengkap dengan nama, nomor punggung, dan tanda tangan pemain.
Jersey ini bukan sekadar simbol, tetapi juga representasi identitas, sejarah, dan kebanggaan masyarakat Bandung serta Jawa Barat yang kini semakin dikenal di tingkat internasional.
