
Bruno Paraiba kembali berlatih bersama Persebaya Surabaya jelang hadapi Persijap Jepara. (Persebaya)
JawaPos.com–Persebaya Surabaya memasuki fase krusial menjelang akhir Super League 2025/2026 dengan tekanan tinggi sekaligus harapan besar. Sembilan laga tersisa menjadi penentu nasib Green Force dalam perburuan posisi terbaik di klasemen akhir musim ini.
Latihan keras langsung digeber pada Selasa (24/3) sebagai bentuk keseriusan tim menghadapi tantangan tersebut. Intensitas tinggi terlihat dari sesi gym hingga latihan fisik yang difokuskan untuk menjaga performa pemain tetap prima.
”Kekuatan sedang dilatih,” tulis Persebaya Surabaya di kanal resmi Instagram mereka sembari menunjukkan video latihan gym skuad Bernardo Tavares. Pesan singkat itu mencerminkan tekad tim untuk meningkatkan daya tahan dan kekuatan jelang laga-laga berat.
Atmosfer latihan terasa berbeda dengan semangat yang lebih menyala dari biasanya. Setiap pemain tampak memahami tidak ada lagi ruang untuk kesalahan di sisa musim ini.
Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, bahkan memberikan pesan tegas yang menggugah mental bertanding anak asuhnya. Dia ingin seluruh pemain tampil dengan motivasi penuh dan tidak mudah menyerah dalam situasi apa pun.
”Motivasi tinggi! Jangan pernah menyerah! Lingkungan yang positif! Kita harus merasakan kekuatan itu! Kita harus menekan (berlatih) lebih keras lagi!” tegas Bernardo Tavares di sela sesi latihan.
Pesan tersebut bukan sekadar kata-kata penyemangat biasa, tetapi menjadi refleksi dari kondisi tim saat ini. Persebaya Surabaya membutuhkan konsistensi dan mental baja untuk bisa melewati sembilan laga final dengan hasil maksimal.
Selain fisik, aspek mental juga menjadi perhatian utama dalam sesi latihan kali ini. Para pemain didorong untuk saling mendukung dan menciptakan suasana positif di dalam tim.
Kondisi ruang ganti yang kondusif diyakini bisa menjadi salah satu kunci keberhasilan Persebaya Surabaya. Dengan chemistry yang kuat, performa di lapangan diharapkan ikut meningkat secara signifikan.
