
Marc Klok jadi motor lini tengah Persib Bandung dalam perburuan gelar juara musim 2025-2026. (Instagram @marcklok)
JawaPos.com — Persaingan gelar Super League 2025/2026 makin panas, tetapi Persib Bandung justru terlihat paling tenang di garis depan. Dengan sembilan laga tersisa, Maung Bandung memimpin klasemen dan membuka peluang besar mencetak sejarah juara beruntun.
Situasi ini bukan hal baru bagi kapten tim Marc Klok yang sudah kenyang pengalaman dalam perburuan titel. Ia menegaskan timnya sudah berada di jalur tepat untuk kembali mengangkat trofi di akhir musim.
Super League 2025/2026 tinggal menyisakan sembilan laga, ada tiga tim yang berlomba di jalur juara. Persib Bandung terdepan dengan 58 poin, Borneo FC Samarinda 54 poin, dan Persija Jakarta 52 poin.
Keunggulan tersebut menjadi modal penting, tetapi bukan jaminan mutlak untuk juara. Persib Bandung punya pengalaman bagaimana cara menyudahi liga dengan meraih trofi juara.
Musim lalu Persib Bandung sukses menyingkirkan Dewa United Banten FC dalam perebutan gelar. Pengalaman itu kini jadi bekal penting untuk menjaga konsistensi hingga garis akhir.
Kapten tim Marc Klok menilai momen seperti ini justru membutuhkan ketenangan dan fokus ekstra. Ia percaya pelatih Bojan Hodak sudah paham betul bagaimana cara membawa timnya menang dalam tekanan.
Baca Juga:Timur Tengah Masih Bergejolak, Kemhan dan TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM Secara Terukur
“Saya punya pengalaman dua musim terakhir dengan situasi begini, pelatih juga. Jadi kami akan berusaha untuk memahami betapa pentingnya setiap pertandingan dan berjuang hingga akhir, kita tahu kita harus fokus,” kata Marc Klok.
Mental juara itu kini coba ditanamkan ke seluruh skuad Persib Bandung. Semua pemain dituntut memandang setiap laga sebagai penentu, bukan sekadar pertandingan biasa.
Klok bahkan terang-terangan mengusung misi besar musim ini. Ia ingin membawa Persib Bandung mencatat sejarah dengan meraih tiga gelar juara secara beruntun.
“Setiap pertandingan adalah kesempatan besar untuk mewujudkan tiga kali juara beruntun, untuk sejarah, mari kita lakukan,” imbuh Klok.
