Logo JawaPos
Author avatar - Image
15 Maret 2026, 15.59 WIB

Bangkit dari Luka Asia! Jan Olde Tantang Persija Jakarta, Dewa United Bertekad Cetak Banyak Gol di JIS

Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink saat memberikan instruksi kepada pemain jelang laga melawan Persija Jakarta di Super League 20252026. (Dery RidwansahJawaPos.com) - Image

Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink saat memberikan instruksi kepada pemain jelang laga melawan Persija Jakarta di Super League 20252026. (Dery RidwansahJawaPos.com)

JawaPos.com — Kekecewaan akibat tersingkir dari kompetisi Asia belum benar-benar hilang dari ruang ganti Dewa United. Namun justru dari situ, pelatih Jan Olde Riekerink melihat peluang untuk membakar motivasi timnya saat menghadapi Persija Jakarta di Jakarta International Stadium.

Pertandingan pekan lanjutan Super League 2025/2026 itu dijadwalkan berlangsung Minggu (15/3/2026). Duel ini diprediksi berlangsung panas karena kedua tim memiliki target berbeda di papan klasemen.

Dewa United datang dengan beban hasil buruk dalam beberapa pertandingan terakhir. Namun pelatih asal Belanda itu menegaskan timnya tetap siap menghadapi laga besar melawan Persija Jakarta.

“Kami harus mengatasi kekecewaan akibat tersingkir (dari AFC Challenge League) di pertandingan pekan lalu, dan menurut saya Persija setidaknya akan menjadi pertandingan yang menarik untuk dimainkan. Maka itulah persiapannya,” kata Jan pada jumpa pers daring, Sabtu.

Situasi yang dihadapi Dewa United memang tidak ideal menjelang laga ini. Mereka baru saja menelan kekalahan di kompetisi domestik dan tersingkir dari turnamen Asia dalam waktu yang berdekatan.

Pada pertandingan terakhir di Super League, Dewa United dipermalukan Bhayangkara FC dengan skor 0-2 pada Minggu (1/3). Kekalahan itu menambah tekanan bagi skuad berjuluk Banten Warriors tersebut.

Belum selesai dengan luka itu, mereka kembali terpukul di pentas Asia. Dewa United gagal melangkah lebih jauh di AFC Challenge League setelah bermain imbang 2-2 melawan Manila Digger pada Kamis (12/3).

Hasil tersebut membuat mereka kalah agregat 2-3 dan harus mengakhiri perjalanan di turnamen tersebut. Kondisi itu sempat menimbulkan kekhawatiran terhadap mental para pemain menjelang laga berikutnya.

Namun Jan Olde tidak melihat situasi itu sebagai ancaman besar bagi timnya. Ia justru menilai rasa kecewa merupakan bagian dari perjalanan setiap tim dalam dunia olahraga profesional.

Menurutnya, mentalitas tim dibangun melalui proses panjang, bukan hanya dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya. Karena itu ia yakin fondasi mental Dewa United tetap cukup kuat untuk menghadapi laga penting berikutnya.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore