
Nova Arianto pimpin sesi latihan Timnas Indonesia U-20 saat training camp. (PSSI)
JawaPos.com–Atmosfer Stadion Gelora 10 November Surabaya kembali terasa hidup. Stadion legendaris milik Persebaya Surabaya itu menjadi tempat penting bagi generasi muda sepak bola nasional menempa diri.
Di tempat bersejarah tersebut, skuad Timnas Indonesia U-20 tengah menjalani pemusatan latihan intensif. Salah satu wajah baru yang mencuri perhatian adalah Rafa Raditya Abdurrahman yang untuk pertama kalinya merasakan atmosfer latihan bersama Garuda Muda.
Pemain muda yang kini memperkuat Persija Jakarta itu mengaku sangat bersyukur mendapat kesempatan dipanggil ke tim nasional. Baginya, kesempatan tersebut merupakan buah dari kerja keras yang dia tunjukkan selama tampil di kompetisi.
Baca Juga:Demi Target Promosi, Persela Lamongan Ingatkan Pemain Tetap Jaga Kondisi Saat Libur Idul Fitri
”Alhamdulillah bisa dipercaya sama Coach Nova. Rafa sendiri cuma kasih yang terbaik di liga, kalau bisa dipanggil tim nasional itu bonus,” kata Rafa saat ditemui wartawan usai sesi latihan di Stadion Gelora 10 November Surabaya.
Bagi Rafa, pemanggilan ke tim nasional bukan sekadar prestise. Dia menilai kesempatan itu harus dibayar dengan kerja keras maksimal di setiap sesi latihan.
”Kalau sudah dipanggil, pasti kasih yang terbaik,” ujarnya. Kalimat singkat itu menggambarkan tekadnya untuk memanfaatkan kesempatan langka bersama Garuda Muda.
Selama hampir dua pekan menjalani training camp di Surabaya, Rafa mulai merasakan intensitas latihan yang berbeda dibandingkan di klub. Program latihan dirancang untuk menyatukan gaya bermain sekaligus membentuk karakter para pemain muda.
Menurut Rafa, tim pelatih langsung memperkenalkan filosofi permainan yang diterapkan di seluruh level tim nasional. Konsep tersebut sengaja disamakan agar para pemain mudah beradaptasi ketika naik ke jenjang lebih tinggi.
”Di awal dua minggu ini kami diperkenalkan filosofi tim senior, jadi dari tim senior ke U-20 itu sama,” ucap Rafa.
