Logo JawaPos
Author avatar - Image
09 Maret 2026, 15.38 WIB

Madura United Ingin Akhiri Paceklik Kemenangan, Carlos Parreira Ungkap Kondisi Tim usai Dibantai Persita Tangerang

Pelatih Madura United FC Carlos Eduardo Biasi Parreira. (Istimewa) - Image

Pelatih Madura United FC Carlos Eduardo Biasi Parreira. (Istimewa)

JawaPos.com - Keinginan Madura United untuk mengakhiri paceklik kemenangan pada pekan ke-25 Super League gagal. Sebab, saat bertandang ke Indomilk Arena, Kabupaten Tangerang, Banten (7/3), mereka kalah disikat 4-1 oleh tuan rumah Persita Tangerang.

Kekalahan itu membuat Madura United belum pernah menang dalam 10 laga beruntun.

Tanda-tanda kekalahan Laskar Sape Kerrab sudah terlihat sejak awal pertandingan. Laga baru berjalan empat menit, gawang Madura United sudah dibobol Ahmad Nur Hardianto.

Setelah mencetak gol cepat, Persita semakin agresif. Mereka menambah tiga gol lagi, yakni lewat aksi Pablo Ganet (9’) dan dua gol (brace) Rayco Medina (16’, 31’).

Pelatih Madura United Carlos Parreira menyebut 25 menit pertama babak pertama menjadi momen buruk bagi timnya.

“Kami jadi harus mengubah komposisi pemain di lapangan. Setelah itu, pada babak kedua, kami menjadi lebih kuat dalam penguasaan bola,” ujar pelatih asal Brasil tersebut.

Perubahan tersebut membuat Madura United bisa memperkecil kedudukan pada menit ke-52. Rojelmo Sossa Silva melepaskan tembakan jarak jauh yang tidak bisa dimentahkan kiper Persita, Igor Rodrigues.

Parreira paham skor 4-1 membuat publik Madura kecewa. Namun, dia ingin para supporter tahu bahwa para pemain dan seluruh elemen tim akan terus bekerja keras agar situasi sulit ini berakhir.

“Setiap orang tidak menyukai situasi ini. Staf dan semua pemain bekerja keras agar bisa keluar dari situasi ini. Ini bukan situasi yang seharusnya kami terima,” tegasnya.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore