Logo JawaPos
Author avatar - Image
07 Maret 2026, 22.47 WIB

Trio MBG Is Back! Prediksi Starting Line Up Persebaya Surabaya Lawan Borneo FC Versi Bonek Bikin Optimistis

Prediksi trio MBG Malik Risaldi, Bruno Moreira, dan Gali Freitas bela Persebaya Surabaya saat hadapi Borneo FC. (Dok. Persebaya) - Image

Prediksi trio MBG Malik Risaldi, Bruno Moreira, dan Gali Freitas bela Persebaya Surabaya saat hadapi Borneo FC. (Dok. Persebaya)

JawaPos.com — Duel panas akan tersaji saat Persebaya Surabaya menghadapi Borneo FC dalam lanjutan pekan ke-25 Super League 2025/2026. Laga yang digelar di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/3/2026) malam itu diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama mengincar poin penting.

Sorotan utama tertuju pada kemungkinan kembalinya trio penyerang andalan Persebaya Surabaya yang dikenal dengan sebutan MBG.

Kombinasi Malik Risaldi, Bruno Moreira, dan Gali Freitas diprediksi kembali menjadi tumpuan di lini depan Green Force.

Prediksi tersebut muncul dari fanbase @onlinepersebaya yang membagikan perkiraan susunan pemain untuk laga tandang kali ini.

Bonek berharap komposisi tersebut mampu membawa Persebaya Surabaya memutus catatan kurang baik saat bertandang ke Samarinda.

Pelatih Persebaya Surabaya Bernardo Tavares sendiri datang dengan optimisme tinggi. Ia ingin timnya tampil dengan keyakinan kuat sekaligus keberanian untuk menghadapi tekanan tuan rumah.

Persebaya Surabaya memang menghadapi tantangan besar saat bertandang ke markas Borneo FC. Statistik pertemuan menunjukkan Green Force cukup kesulitan meraih kemenangan di Stadion Segiri.

Tavares mengakui kekuatan Borneo FC tidak bisa dipandang sebelah mata. Konsistensi permainan tim berjuluk Pesut Etam itu membuat mereka menjadi salah satu kandidat kuat di papan atas klasemen.

"Kami tahu Borneo adalah tim yang kuat, kami melihat pertandingan terakhir mereka, dan kami melihat hasil bagus yang mereka dapatkan di kandang Persija. Bagi kami, yang terpenting adalah bermain sebagai tim dengan sikap yang baik dan fokus sepanjang 90 menit," ujar Tavares dalam sesi konferensi pers.

Pelatih asal Portugal tersebut menilai kunci utama pertandingan adalah konsentrasi penuh sepanjang laga. Tanpa fokus dan kerja sama tim yang solid, sulit bagi Persebaya Surabaya untuk membawa pulang poin dari Samarinda.

Kewaspadaan itu semakin beralasan karena Borneo FC saat ini menempati posisi ketiga klasemen sementara. Konsistensi mereka sepanjang musim membuat tim ini dikenal sebagai salah satu yang paling stabil di kompetisi.

Catatan sejarah juga tidak terlalu berpihak pada Persebaya Surabaya ketika bermain di Samarinda. Dalam beberapa tahun terakhir, Green Force kesulitan menundukkan tuan rumah di Stadion Segiri.

Persebaya Surabaya terakhir kali menang di kandang Borneo FC pada 2019. Saat itu Green Force sukses mencuri kemenangan tipis 2-1 yang hingga kini masih menjadi kemenangan terakhir mereka di sana.

"Jika melihat sejarah pertemuan antara Borneo dan Persebaya, terakhir kali Persebaya menang di Samarinda adalah pada 23 Juni 2019, hampir tujuh tahun lalu. Itu waktu yang sangat lama. Artinya Borneo sangat kuat ketika bermain di kandang," timpalnya.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore