
Kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari saat berlatih bersama tim. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Ernando Ari menjalani debut bersama Persebaya Surabaya pada 4 September 2021. Saat itu, dia menjadi kiper utama dalam laga kontra Borneo FC di Liga 1 2021–2022.
Beberapa tahun berselang, Nando sudah mencatatkan laga ke-100 untuk Persebaya. Momen bersejarah itu terjadi saat dia mengawal gawang Green Force dalam laga kontra Persib Bandung (2/3).
"Ini bukan perjalanan yang singkat, dan saya sangat bersyukur bisa dipercaya untuk terus membantu tim sejauh ini," kata kiper asli Semarang itu, dikutip dari laman resmi klub.
Menurutnya, ada satu momen yang paling berkesan selama 100 laga membela Persebaya.
Yakni laga kontra Arema FC pada 12 April 2023. Persebaya sudah unggul 1–0 lewat gol M. Iqbal. Namun, Singo Edan mendapat penalti pada menit ke-90+5. Eksekusi Rizky Dwi berhasil digagalkan Nando.
"Itu momen yang sangat krusial dan menjadi kenangan yang sangat berarti bagi saya pribadi," katanya.
Dikutip dari Transfermarkt, Nando mencatatkan 32 clean sheet dalam 100 laga yang dilakoni. Lantas, apa yang membuat performanya terus terjaga?
"Saya harus konsisten saat latihan, konsisten di luar lapangan, serta menjaga kondisi tubuh dan kebugaran. Dari situ, kepercayaan bisa terus saya balas. Apalagi pelatih juga selalu memberikan saran dan arahan agar saya bisa tampil lebih baik," terang kiper kelahiran 27 Februari 2002 itu.
Baginya, konsistensi adalah hal yang sangat penting. Apalagi dia punya target tinggi bersama Green Force.
"Saya tentu ingin membawa Persebaya menjadi juara. Secara pribadi, ambisi saya adalah selalu tampil maksimal di setiap pertandingan, lalu memberikan kontribusi terbaik demi membawa Persebaya meraih gelar," beber penjaga gawang langganan dipanggil tim nasional itu.
