
Kapten Persebaya Surabaya, Bruno Moreira, sementara ini menjadi top skor klub kebanggaan Bonek dengan mengoleksi sembilan gol. (Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya kembali menjalani ujian berat saat menghadapi tuan rumah Borneo FC di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/3) malam WIB. Sebagaimana diketahui, Borneo saat ini bercokol di posisi tiga klasemen sementara Super League musim ini.
Kemenangan sudah pasti menjadi target Persebaya agar bisa terus bersaing untuk menembus posisi empat besar. Namun, untuk meraihnya tentunya sulit karena Borneo FC sangat tangguh jika bermain di kandang sendiri.
Beruntung untuk laga nanti, top skor Persebaya yang juga menjabat sebagai kapten, Bruno Moreira, siap menjadi tumpuan di lini serang bersama Francisco Rivera dan Gali Freitas.
Rasanya tak berlebihan jika Persebaya mengandalkan Bruno Moreira karena sejauh ini ia telah mencetak sembilan gol atau yang terbanyak di antara pemain Green Force lainnya.
Jika Bruno sukses mencetak skor, maka perolehan golnya akan menembus dua digit, dan berpotensi melebihi jumlah golnya di musim-musim sebelumnya yang rata-rata mengumpulkan 10 gol per musim.
Meski begitu, dalam beberapa kesempatan, pemain asal Brasil ini terkadang juga gagal mengkonversi peluang emas menjadi gol. Misalnya saat menghadapi Persib, ia gagal mencetak gol meski sudah dalam posisi bebas di depan gawang lawan.
Meski begitu, kontribusi Bruno Moreira di Persebaya memang begitu nyata. Sejauh ini ia telah mencetak sembilan gol, lima di antaranya lahir dari tendangan penalti, serta membukukan 22 creating chance, 16 tendangan ke arah gawang dan 12 shoot on wide.
Finishing memang menjadi PR bagi pelatih Bernardo Tavares, karena produktivitas gol Persebaya kurang konsisten, terkadang bisa menang besar, namun tak jarang juga mereka kesulitan mencetak gol.
"Pertama-tama kami harus menganalisis permainan dan memperbaiki hal-hal di yang belum berjalan dengan baik, terutama terkait peluang yang kami ciptakan," ujar Bernardo Tavares seperti dikutip dari laman resmi klub.
Selain memoles finishing, Tavares juga fokus meredam agresivitas tuan rumah dengan tidak memberi banyak ruang untuk mengembangkan permainan.
"Kami juga tidak boleh memberikan terlalu banyak ruang bagi pemain lawan untuk menembak seperti yang terjadi di laga melawan Persib. Sebab, Borneo memiliki pemain-pemain yang sangat berbahaya dalam situasi tersebut,” tukasnya.
