
Bruno Paraiba (kiri) saat menjalani latihan kembali bersama Persebaya Surabaya, di mana dia sempat menepi sebelumnya akibat masalah kebugaran. (Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya terus memantau kondisi Bruno Paraiba hingga menit-menit terakhir sebelum menghadapi Borneo FC. Situasi ini membuat pelatih Bernardo Tavares memiliki banyak opsi taktik untuk meramu kekuatan terbaik timnya.
Persebaya Surabaya akan menantang Borneo FC pada laga lanjutan pekan ke-25 Super League 2025/2026. Duel seru kedua tim bakal dihelat di Stadion Segiri, Samarinda, Sabtu (7/3/2026) malam.
Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi skuad Green Force yang tengah berupaya menjaga konsistensi performa. Laga tandang ke Samarinda juga selalu menghadirkan atmosfer berbeda bagi para pemain.
Bernardo Tavares menegaskan masih memantau perkembangan kondisi seluruh pemain sebelum menentukan susunan starting eleven. Keputusan final akan diambil setelah tim menjalani sesi latihan terakhir.
Pelatih asal Portugal itu ingin memastikan semua pemain berada dalam kondisi prima. Faktor kebugaran menjadi aspek utama sebelum menentukan strategi yang akan digunakan.
Tavares tidak ingin mengambil risiko memainkan pemain yang belum benar-benar siap. Apalagi duel melawan Borneo FC diprediksi berlangsung dengan intensitas tinggi.
"Kami perlu melakukan evaluasi, melihat kondisi pemain setelah latihan hari ini dan juga besok pagi. Jika ada pemain yang mengeluh atau mengalami masalah, mungkin kami harus melakukan perubahan, mungkin juga tidak. Kita lihat nanti," pungkasnya.
Pernyataan tersebut memberi sinyal kemungkinan perubahan komposisi pemain hingga menjelang kickoff. Situasi ini membuka peluang munculnya kejutan dalam strategi Persebaya Surabaya.
Salah satu nama yang paling disorot menjelang pertandingan ini adalah Bruno Paraiba. Striker asal Brasil tersebut akhirnya ikut dibawa dalam rombongan tim ke Samarinda.
Kehadiran Bruno Paraiba langsung menjadi perbincangan di kalangan Bonek. Mereka sudah lama menunggu penampilan sang penyerang setelah sempat absen cukup lama akibat cedera.
Penyerang bertubuh tinggi itu terakhir tampil saat menjalani debut bersama Persebaya Surabaya pada pekan ke-18. Setelah itu, ia harus menepi dalam enam pertandingan beruntun sejak pekan ke-19.
Meski hanya tampil singkat pada laga debutnya, Bruno Paraiba langsung menunjukkan potensi yang menarik. Statistiknya bahkan cukup impresif untuk ukuran pemain yang hanya bermain beberapa menit.
Dalam laga tersebut, Bruno Paraiba mencatatkan satu penampilan bersama Persebaya Surabaya. Ia hanya bermain selama 18 menit namun mampu memberi dampak instan di lini depan.
