
Hendri Susilo resmi dipecat setelah hanya meraih 3 poin dari 4 pertandingan Liga 1 Indonesia 2024/2025. (Instagram/@semenpadangfcid)
JawaPos.com — Semen Padang FC resmi memutuskan kerja sama dengan Hendri Susilo sebagai pelatih kepala setelah hasil mengecewakan yang didapatkan timnya dalam laga melawan Malut United.
Kabar ini diumumkan melalui akun Instagram resmi Semen Padang FC (@semenpadangfcid) pada Sabtu (14/9), yang sontak menuai perhatian luas, baik dari pendukung klub maupun penggemar sepak bola Tanah Air.
Dalam pengumuman tersebut, manajemen klub menyampaikan rasa terima kasih kepada Hendri Susilo atas kontribusinya selama ini. Namun, setelah dilakukan rapat evaluasi menyeluruh, kedua belah pihak sepakat untuk berpisah. "Thanks Coach Hendri Susilo. Sukses Selalu Dikarir Selanjutnya. Setelah Manajemen dan Tim Pelatih menggelar rapat evaluasi pasca laga hari ini, Head Coach HS bersepakat berpisah dengan Tim SPFC," demikian bunyi pengumuman resmi tersebut.
Keputusan ini menyusul kekalahan menyakitkan yang dialami Semen Padang FC dari Malut United, yang semakin menambah tekanan bagi manajemen untuk segera melakukan perubahan di kursi pelatih.
Seperti diketahui, performa Semen Padang di awal musim Liga 1 Indonesia 2024/2025 tidak sesuai dengan ekspektasi, sehingga mendorong manajemen untuk mencari solusi cepat guna memperbaiki posisi mereka di klasemen.
Sementara waktu, posisi pelatih kepala akan dipegang oleh Hengky Ardiles sebagai caretaker, sampai manajemen klub mengumumkan sosok pelatih baru. "Untuk beberapa laga ke depan, Tim Kabau Sirah akan dipimpin oleh Caretaker Hengky Ardiles, sampai pelatih kepala baru diumumkan," tambah pernyataan resmi Semen Padang FC.
Keputusan manajemen Semen Padang ini tentu memicu berbagai spekulasi dan reaksi dari para penggemar klub yang berharap adanya sosok pelatih baru yang mampu mengangkat performa tim. Dan, seperti biasanya, media sosial menjadi platform utama bagi para pendukung untuk menyuarakan harapan mereka terkait sosok pelatih pengganti.
Namun yang menarik, banyak dari netizen yang secara khusus menyebut nama pelatih asal Jerman, Thomas Doll, sebagai kandidat favorit mereka untuk menggantikan Hendri Susilo. Sejumlah komentar yang menyambut Thomas Doll pun membanjiri kolom komentar unggahan Semen Padang terkait pemecatan ini.
"Welcome Thomas Doll!" tulis salah satu netizen dengan antusias.
Komentar-komentar serupa pun terus bermunculan, menunjukkan betapa besarnya harapan pendukung Semen Padang agar pelatih yang kini menukangi Persija Jakarta tersebut segera didatangkan. "Doll in," ujar netizen lainnya, disusul dengan, "TD sadang otw dari Jerman," yang secara harfiah mengisyaratkan kedatangan Thomas Doll dari Jerman untuk menukangi Semen Padang.
Nama Thomas Doll sendiri memang cukup populer di kalangan penggemar sepak bola Indonesia, terutama sejak dia melatih Persija Jakarta dan sukses membawa tim tersebut meraih hasil-hasil positif dalam beberapa musim terakhir. Tak heran jika banyak netizen berharap tentang kedatangan Doll sebagai penyelamat Semen Padang.
Meskipun hingga kini belum ada pengumuman resmi dari pihak klub terkait siapa pengganti Hendri Susilo, gelombang dukungan dari netizen terhadap Thomas Doll terus berlanjut di media sosial. "Thomas Doll," ujar seorang netizen lain yang juga berharap eks pelatih Borussia Dortmund itu segera bergabung dengan Kabau Sirah.
Namun, di tengah hiruk-pikuk dukungan terhadap Thomas Doll, pihak manajemen Semen Padang masih menutup rapat informasi mengenai siapa pelatih baru yang akan menggantikan Hendri Susilo. Mereka tampaknya masih melakukan proses seleksi dan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan keputusan yang terbaik bagi masa depan klub.
Langkah Semen Padang untuk mengganti pelatih kepala di awal musim ini menunjukkan betapa seriusnya klub dalam upaya memperbaiki performa dan prestasi mereka.
Setelah hasil-hasil kurang memuaskan di beberapa laga awal, jelas bahwa perubahan di level kepelatihan dianggap sebagai solusi yang tepat untuk mengembalikan kejayaan klub di kancah sepak bola Indonesia.
