
Lamine Yamal (Instagram @lamineyamal)
JawaPos.com – Lamine Yamal angkat bicara terkait insiden rasisme bernuansa Islamofobia dalam laga persahabatan antara Timnas Spanyol melawan Timnas Mesir.
Dilansir dari laman Inside World Football pada Jum'at (3/4), Pertandingan tersebut berlangsung di Stadion RCDE, Catalonia. Insiden ini memicu kecaman luas dari berbagai pihak setelah terdengar nyanyian yang menyinggung agama.
Dalam pertandingan tersebut, sebagian penonton terdengar meneriakkan chant bernada anti-Muslim. Nyanyian tersebut dilaporkan muncul pada babak pertama dan kembali terdengar setelah jeda pertandingan.
Chant itu dinilai menyinggung identitas keagamaan tim lawan yang mayoritas Muslim. Situasi ini menimbulkan suasana tidak kondusif di dalam stadion.
Pihak stadion sempat memberikan imbauan kepada penonton untuk menghentikan perilaku rasis, homofobia, dan xenofobia. Pengumuman tersebut disampaikan melalui pengeras suara dan layar besar.
Namun, imbauan itu justru disambut dengan siulan dari sebagian penonton. Hal ini menunjukkan masih adanya resistensi terhadap upaya penegakan nilai sportivitas.
Yamal yang diketahui sebagai seorang Muslim menyampaikan responsnya melalui media sosial. Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bentuk kurangnya rasa hormat terhadap agama.
Meskipun chant tersebut ditujukan kepada tim lawan, ia tetap merasa tersinggung sebagai seorang Muslim. Pernyataannya langsung mendapat perhatian luas dari publik.
