Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 April 2026, 18.28 WIB

Paspoortgate Meluas! Justin Hubner Menyusul, Pemain Timnas Indonesia Dibekukan di Liga Belanda

Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner pada pertandingan melawan Saint Kitts & Nevis dalam di FIFA Series 2026, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Pemain Timnas Indonesia Justin Hubner pada pertandingan melawan Saint Kitts & Nevis dalam di FIFA Series 2026, Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (27/3/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Gelombang besar paspoortgate kini benar-benar mengguncang karier pemain Timnas Indonesia di Eropa. Setelah Dean James dan Nathan Tjoe-A-On, kini Justin Hubner ikut terseret.

Bek andalan Garuda itu untuk sementara waktu dibekukan oleh klubnya, Fortuna Sittard, akibat polemik izin kerja yang belum tuntas. Situasi ini semakin menegaskan bahwa krisis ini bukan kasus biasa melainkan masalah besar yang menyasar banyak pemain sekaligus.

Menurut laporan jurnalis Fabian van der Poll dari Algemeen Dagblad, sejumlah pemain saat ini bahkan harus tinggal di rumah sambil menunggu solusi hukum yang jelas.

Klub-klub di Belanda mendapat imbauan untuk tidak menurunkan maupun melibatkan pemain-pemain terkait dalam sesi latihan sampai status mereka benar-benar sah secara hukum.

Selain Hubner, beberapa nama lain juga ikut terdampak, seperti pemain di Go Ahead Eagles, NEC Nijmegen, hingga pemain lain di berbagai klub Eredivisie dan divisi kedua.

Fenomena ini menunjukkan bahwa paspoortgate telah menjalar ke berbagai level kompetisi.

Kasus Nathan Tjoe-A-On di Willem II menjadi salah satu contoh paling jelas. Klub mengonfirmasi bahwa sang pemain belum bisa melakukan pekerjaan apa pun setelah kembali dari tugas bersama Timnas Indonesia.

Hal ini mengikuti arahan dari KNVB dan federasi klub profesional (FBO). Meski proses penyelesaian sedang berjalan, belum ada kepastian kapan pemain bisa kembali merumput.

Inti persoalan terletak pada status kewarganegaraan para pemain. Banyak dari mereka lahir dan besar di Belanda, namun kemudian memilih membela Indonesia melalui proses naturalisasi.

Konsekuensinya mereka dianggap melepas kewarganegaraan Belanda, status berubah menjadi pemain non-Uni Eropa dan harus memenuhi syarat izin kerja khusus.

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore