Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 April 2026, 18.11 WIB

Kisah Pilu Adebayor di Arsenal: Dari Pahlawan Jadi 'Pengkhianat' dalam Sekejap

Akun instagram Romanzo Calcistico (@romanzo_calcistico), Adebayor berselebrasi saat menjebol gawang mantan timnya, Arsenal - Image

Akun instagram Romanzo Calcistico (@romanzo_calcistico), Adebayor berselebrasi saat menjebol gawang mantan timnya, Arsenal

JawaPos.com - Kisah kepindahan Emmanuel Adebayor dari Arsenal ke Manchester City pada tahun 2009 selama ini kerap dianggap sebagai transfer yang didorong faktor finansial.

Namun, cerita di balik transfer tersebut ternyata jauh lebih kompleks dan menyisakan luka mendalam bagi sang pemain.

Adebayor bergabung dengan Arsenal pada 2006 dan langsung menjelma menjadi salah satu penyerang paling berbahaya di Liga Inggris.

Ia bahkan sempat digadang-gadang sebagai penerus Thierry Henry. Puncak penampilnya terjadi pada musim 2007/2008 ketika ia mencetak 30 gol di semua kompetisi, sebuah catatan impresif yang mengukuhkan posisinya sebagai ujung tombak utama tim.

Kesetiaan Adebayor kepada Arsenal juga sempat diuji ketika ia menolak tawaran dari AC Milan.

Keputusan itu diambil demi tetap bertahan di London. Namun, loyalitas tersebut ternyata tidak berbuah manis.

Pada 2009, situasi berubah drastis. Dalam sebuah pertemuan internal, pelatih Arsène Wenger disebut meminta Adebayor untuk meninggalkan klub.

Keputusan itu bukan semata faktor teknis, melainkan karena manajemen Arsenal tergoda oleh tawaran besar dari Manchester City.

Adebayor mengaku tidak diberi banyak pilihan, bahkan sempat dilarang berlatih bersama tim utama.

Editor: Banu Adikara
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore