
Ilustrasi Piala Dunia 2026. (Dok. FIFA)
JawaPos.com - Timnas Skotlandia akhirnya menetapkan lokasi base camp mereka untuk Piala Dunia 2026. Setelah melalui proses panjang dan mempertimbangkan berbagai faktor, pelatih kepala Steve Clarke memilih fasilitas milik Charlotte FC di North Carolina sebagai pusat persiapan tim selama turnamen berlangsung.
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Skotlandia akan menghadapi jadwal pertandingan yang tersebar di beberapa kota, yakni Boston dan Miami.
Kondisi tersebut membuat tim pelatih membutuhkan lokasi yang strategis agar mobilitas pemain tetap efisien.
Charlotte dinilai memenuhi kebutuhan itu. Jarak penerbangan menuju Boston maupun Miami hanya sekitar dua jam. Selain itu, akses menuju bandara privat yang dekat dengan fasilitas latihan menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan.
Asisten pelatih Steven Naismith menyebut pemilihan base camp kali ini cukup menantang. Ia mengungkapkan bahwa Skotlandia sempat meninjau banyak lokasi di wilayah East Coast sebelum akhirnya menjatuhkan pilihan ke Charlotte.
“Ini turnamen yang menuntut banyak perjalanan. Jadi kami harus benar-benar mempertimbangkan faktor jarak dan efisiensi,” ujarnya dikutip dari bbc.com.
Selain perjalanan, kondisi cuaca juga menjadi perhatian utama. Piala Dunia 2026 yang digelar pada musim panas diperkirakan akan menghadirkan suhu tinggi dan tingkat kelembapan yang cukup ekstrem, terutama di Miami.
Baca Juga:Daya Jelajah Catur Pamungkas Tembus 225 KM: Kawal Sisi Kanan Persebaya Sejauh Surabaya–Semarang!
Menariknya, kondisi tersebut justru menjadi alasan tambahan memilih Charlotte. Kota ini memiliki karakter cuaca yang relatif mirip, sehingga para pemain bisa beradaptasi lebih awal sebelum bertanding.
Dari sisi fasilitas, kompleks latihan milik Charlotte FC disebut sebagai salah satu yang terbaik di Major League Soccer.
