Logo JawaPos
Author avatar - Image
29 Maret 2026, 20.50 WIB

Bellingham Akui Salah Ambil Keputusan: Menunda Operasi Bahu Jadi Penyesalan

Jude Bellingham menyesal tak segera melakukan operasi bahu. (Instagram/@judebellingham)

JawaPos.com - Jude Bellingham akhirnya buka suara soal salah satu keputusan paling krusial dalam kariernya: menunda operasi bahu. Gelandang Real Madrid itu mengakui bahwa keputusan tersebut bukanlah langkah terbaik, terutama jika melihat dampaknya dalam jangka panjang.

Melansir ESPN, dalam sebuah video YouTube pada Juli 2025, Bellingham menceritakan perjalanan panjangnya menghadapi cedera yang sudah menghantuinya sejak 2023. Cedera itu bermula dari insiden saat menghadapi Rayo Vallecano pada November 2023.

Alih-alih langsung naik meja operasi, pemain berusia 22 tahun itu memilih bertahan. Keputusan yang saat itu terasa logis, mengingat jadwal padat bersama klub dan tim nasional.

"Saya sangat khawatir, Anda tahu, tentang segala hal yang bisa salah. Sungguh, ini adalah saat paling cemas yang pernah saya alami. Perasaan tersulit yang pernah saya rasakan sebelum sesuatu terjadi, bisa dibilang," kata Bellingham.

"Yang lebih mengkhawatirkan adalah ketidakstabilan karena mengetahui bahwa jika saya mendarat dengan posisi yang salah, cedera itu selalu bisa kambuh."

Cedera Bahu yang Mengganggu

Masalah bahu sebenarnya bukan hal baru bagi Bellingham. Ia sudah mengalaminya sejak masih bermain di Borussia Dortmund, bahkan sempat mempertimbangkan operasi sebelum Piala Dunia 2022.

Namun, lagi-lagi ia memilih menunda.

"Saya tidak bisa mengambil risiko dengan jadwal Piala Dunia 2022. Kami menunda dan kemudian mengurungkan niat," ujarnya.

Keputusan tersebut ternyata membawa efek domino. Bellingham mengungkap bahwa cedera bahu itu mulai memengaruhi bagian tubuh lain.

"Saya rasa cedera bahu itu sendiri sangat memengaruhi bagian tubuh saya yang lain."

"Ada suatu saat di mana saya merasa tidak bisa bergerak karena rasa sakit di punggung saya, jadi saya menjalani pemindaian dan ternyata ada herniasi diskus di sisi bahu saya."

Momen Paling Menyakitkan

Insiden melawan Rayo Vallecano menjadi titik balik yang benar-benar menguji mental dan fisiknya.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore