Logo JawaPos
Author avatar - Image
28 Maret 2026, 23.56 WIB

Liverpool Bidik Pengganti Mo Salah! Khvicha Kvaratskhelia Dipagari PSG, Michael Olise Ditahan Bayern Munich

Selebrasi Khvicha Kvaratskhelia setelah cetak gol lawan Chelsea. (Dok. PSG) - Image

Selebrasi Khvicha Kvaratskhelia setelah cetak gol lawan Chelsea. (Dok. PSG)

JawaPos.com - Liverpool menghadapi jalan buntu dalam upayanya untuk mendatangkan bintang Paris Saint-Germain (PSG), Khvicha Kvaratskhelia, di tengah pencarian pengganti Mohamed Salah yang bakal hengkang dari Anfield musim depan.

Klub Premier League yang pengagum berat pemain sayap asal Georgia ini dikabarkan telah dihadang dengan jawaban tegas, Kvaratskhelia tidak ingin meninggalkan PSG musim ini.

Kvaratskhelia, yang baru menjalani musim penuh pertamanya di PSG setelah bergabung Januari 2025, langsung mencuri perhatian. Musim ini, ia telah mencatat 11 gol dan 7 assist, menunjukkan kontribusi besar bagi lini serang klub Prancis yang juga diperkuat pemenang Ballon d’Or Ousmane Dembele, Desire Doue, dan Bradley Barcola.

Dengan kontrak yang berlaku hingga Juni 2029 dan statusnya sebagai pemain kunci, PSG menegaskan bahwa Kvaratskhelia tidak untuk dijual. Bahkan, untuk memboyongnya, Liverpool kemungkinan harus menyiapkan tawaran rekor Premier League senilai sekitar GBP 160 juta (EUR 185 juta / USD 212 juta).

Tidak hanya Kvaratskhelia, Liverpool juga mengalami penolakan untuk pemain lain yang menjadi target: Michael Olise dari Bayern Munich. Presiden Bayern, Uli Hoeness, menegaskan Olise tidak akan dilepas musim panas ini.

"Kami bermain untuk penggemar kami. Dengan 430.000 anggota dan jutaan fans di seluruh dunia, kami tidak akan melepas pemain dan membuat performa tim menurun," tegas Hoeness.

Kegagalan ini memaksa Liverpool untuk mengalihkan perhatian ke target yang lebih realistis. Jurnalis Ben Jacobs menyebut ada tujuh pemain sayap yang masuk radar Liverpool sebagai opsi pengganti Salah, dan klub kemungkinan akan mendatangkan dua winger baru musim panas ini.

Salah sendiri diprediksi meninggalkan klub setelah sembilan tahun penuh trofi di Anfield. Meski kepergiannya akan menjadi kehilangan besar, sumber klub menilai dampaknya bisa positif. Performa Salah dalam beberapa musim terakhir dinilai menurun, sehingga kepergiannya memberi kesempatan bagi Liverpool membangun tim baru yang lebih dinamis.

Dengan demikian, Liverpool kini menghadapi tantangan besar untuk menemukan pengganti yang mampu meniru produktivitas luar biasa Salah, sementara target-target elite Eropa seperti Kvaratskhelia dan Olise tetap menjadi tidak untuk dijual.

Musim panas ini akan menjadi periode krusial bagi manajemen Merseyside untuk memperkuat lini depan. 

Editor: Hendra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore