Logo JawaPos
Author avatar - Image
25 Maret 2026, 20.25 WIB

Mengapa Mohamed Salah Tinggalkan Liverpool? Konflik, Performa Anjlok, dan Tekanan Jadi Pemicu Perpisahan Dramatis

Arne Slot dan Mohamed Salah. (Istimewa)

JawaPos.com - Kabar mengejutkan datang dari Liverpool FC. Ikon klub, Mohamed Salah, dipastikan akan meninggalkan Anfield pada akhir musim 2025/2026, menandai berakhirnya era emas sang bintang bersama The Reds.

Pengumuman tersebut disampaikan klub pada Rabu (25/3) dini hari, sekaligus mengonfirmasi kepergian salah satu legenda terbesar mereka. Salah, yang didatangkan dari AS Roma pada musim 2017/2018, telah menjelma menjadi mesin gol dengan torehan lebih dari 250 gol dan menempati posisi ketiga dalam daftar pencetak gol sepanjang masa Liverpool.

Selama hampir sembilan tahun, pemain Timnas Mesir itu berperan besar dalam kesuksesan Liverpool, termasuk mempersembahkan dua gelar Premier League dan satu trofi UEFA Champions League, serta enam trofi lainnya.

Namun, musim 2025/2026 menjadi titik balik yang mengubah segalanya. Meski sempat menandatangani perpanjangan kontrak dua tahun di tengah godaan klub-klub Arab Saudi, performa Salah justru menurun drastis, baik di dalam maupun luar lapangan.

Liverpool memulai musim dengan penuh optimisme. Berstatus juara bertahan, mereka mendatangkan sejumlah pemain bintang seperti Alexander Isak, Florian Wirtz, dan Hugo Ekitike untuk memperkuat skuad asuhan Arne Slot.

Salah sendiri datang dengan performa luar biasa dari musim sebelumnya, mencatatkan 34 gol, 23 assist, serta meraih penghargaan Pemain Terbaik PFA untuk ketiga kalinya. Namun, performa tim justru merosot tajam, dan Salah menjadi sosok yang paling disorot atas kegagalan tersebut.

Situasi memanas pada Desember ketika Slot beberapa kali mencadangkan Salah demi mencari formula terbaik. Keputusan itu memicu ketegangan, bahkan sang pemain sempat melontarkan kritik tajam dengan merasa dikorbankan dan kurang dihargai oleh klub.

Meski hubungan keduanya sempat membaik dan Salah kembali ke starting XI, performa Liverpool tak kunjung membaik. The Reds kini tercecer di posisi kelima klasemen dan terancam gagal lolos ke Liga Champions musim depan.

Di tengah performa tim yang inkonsisten, kontribusi Salah juga menurun. Dari 34 penampilan musim ini, ia hanya mencetak 10 gol dan menjadi catatan terburuk sepanjang kariernya di Liverpool.

Tekanan dari publik pun semakin besar. Sejumlah fans mulai mendorong talenta muda seperti Rio Ngumoha untuk menggantikan peran Salah di lini depan. Sosok yang dulu dielu-elukan kini justru mulai dipandang sebagai bagian dari masalah tim.

Di saat posisinya semakin tertekan di Anfield, tawaran menggiurkan dari MLS dan Liga Pro Arab Saudi kembali muncul. Klub-klub dari kedua kompetisi tersebut dikabarkan siap memberikan kontrak fantastis untuk memboyong Salah.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore