
Striker andalan Italia Gianluca Scamacca. (Istimewa)
JawaPos.com–Kabar kurang baik datang dari skuad Timnas Italia jelang laga penting play off Piala Dunia. Striker andalan mereka Gianluca Scamacca, dipastikan absen akibat cedera otot yang dialaminya saat sesi latihan.
Pemain milik Atalanta itu mengalami masalah pada bagian adductor kanan. Cedera tersebut baru dipastikan setelah menjalani serangkaian tes medis pada Sabtu (21/3) pagi waktu setempat. Hasilnya menunjukkan adanya kerusakan otot yang membuat Scamacca harus menepi untuk sementara waktu.
Absennya Scamacca jelas menjadi pukulan bagi pelatih Gennaro Gattuso. Apalagi, pemusatan latihan tim dijadwalkan segera dimulai dalam waktu dekat di Coverciano. Kehilangan penyerang utama di fase krusial seperti ini tentu mengganggu persiapan tim.
Baca Juga: Daftar Skuad Inggris Terbaru: Banyak Kejutan, Tuchel Hadapi Dilema Besar Jelang Piala Dunia
Gattuso sebelumnya telah memanggil 28 pemain untuk menghadapi babak play off. Namun, situasi cedera ini memaksanya mempertimbangkan ulang komposisi lini depan.
Dia kini dihadapkan pada dua opsi tetap melanjutkan dengan pemain yang ada atau memanggil pengganti untuk mengisi kekosongan.
Salah satu nama yang mencuat sebagai kandidat pengganti adalah Daniel Maldini. Meski bukan penyerang murni, Maldini memiliki fleksibilitas bermain di lini depan. Bersama Lazio, dia kerap dimainkan sebagai false nine dalam sistem racikan Maurizio Sarri.
Karakter bermain Maldini yang lebih dinamis bisa menjadi alternatif menarik, terutama jika Gattuso ingin mengubah pendekatan taktik. Namun, keputusan akhir tetap bergantung pada kebutuhan tim dan strategi yang akan diterapkan di laga nanti.
Bagi Scamacca, cedera ini terasa cukup menyakitkan. Dia tidak hanya kehilangan kesempatan membela negaranya di pertandingan penting, tetapi juga gagal tampil di hadapan publik sendiri saat menghadapi Irlandia Utara.
Saat ini, fokus utama Scamacca adalah menjalani proses pemulihan. Sementara itu, staf pelatih timnas Italia berpacu dengan waktu untuk memastikan skuad tetap kompetitif meski tanpa kehadiran salah satu penyerang terbaiknya.
