
Calvin Verdonk tidak bermain dalam dua leg melawan Aston Villa. (Dok. Calvin Verdonk)
JawaPos.com - Calvin Verdonk kembali tidak bermain saat Lille kalah dari Aston Villa di leg kedua Liga Europa. Laga yang berakhir dengan skor 0-2 (agregat 0-3) tersebut dimainkan di Villa Park, Jumat (20/3).
Dalam dua leg melawan Aston Villa, Calvin Verdonk selalu menjadi penghangat bangku cadangan. Akibatnya, Lille harus kalah dalam laga melawan wakil dari Liga Inggris tersebut.
Pelatih Lille, Bruno Genesio sepertinya tidak menjadikan Calvin Verdonk pilihan utama saat timnya berlaga di Liga Europa. Melansir Transfermarkt, terakhir kali bek kiri berusia 28 tahun tersebut bermain adalah saat babak play-off melawan Red Star Belgrade, itupun sebagai pemain pengganti.
Padahal performa Verdonk sedang sangat baik ketika membela Lille di Liga Prancis. Dalam tiga pertandingan terakhir sebagai starter, dia sukses membawa timnya meraih kemenangan.
Sebelum bergabung dengan Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026, Calvin Verdonk akan membela Lille untuk laga melawan Marseille pada 22 Maret. Menarik dinantikan apakah dia kembali dimainkan oleh Bruno Genesio?
Di sisi lain, Olivier Giroud menilai Lille mampu bertahan dengan baik. Namun, gol pertama dari Aston Villa yang dicetak John McGinn membuat jalannya pertandingan berubah.
"Kami memulai pertandingan dengan baik. Secara defensif, kami tidak membiarkan mereka menembus lini pertahanan kami, dan mereka tidak menciptakan banyak peluang. Kami tidak mampu bermain cukup menyerang di babak pertama, tetapi kami bermain lebih baik di babak kedua, dan selama periode permainan yang kuat bagi kami, kami kebobolan gol pertama, yang seharusnya bisa kami hindari," ujar Olivier Giroud kepada TNT Sports yang dikutip dari laman UEFA, Jumat (20/3).
Pemain 39 tahun tersebut juga senang bisa kembali ke Inggris karena pernah bermain bersama Arsenal dan Chelsea. Namun, Giroud kecewa tidak bisa meraih kemenangan untuk Lille.
"Selalu menyenangkan datang ke sini, menikmati atmosfer dan stadionnya. Saya sangat menikmatinya. Para penggemar kami datang dalam jumlah besar. Kami ingin melakukannya untuk mereka, tetapi sayangnya, kami tidak bisa mendapatkan hasil yang lebih baik. Saya bangga dengan tim, dan selamat kepada Villa," pungkas Giroud.
