
Federico Valverde (Bein Sports)
JawaPos.com – Real Madrid membuktikan telah belajar dari kekalahan 1-2 oleh Manchester City di Estadio Santiago Bernabeu dalam matchday kedua fase league Liga Champions musim ini (11/12/2025). Dalam pertemuan pertama di babak 16 besar kemarin (12/3), juga di Bernabeu, Real sukses menghancurkan City dengan tiga gol tanpa balas.
Kemenangan El Real tak lepas dari taktik jitu entrenador Real Alvaro Arbeloa. Khususnya dalam menempatkan kapten dan gelandang Federico Valverde bermain lebih ke depan sebagai false nine. Real memang tidak memainkan striker murni karena Kylian Mbappe masih cedera dan Gonzalo Garcia hanya duduk di bench.
Fede –sapaan akrab Federico Valverde– juga mengawali laga sebagai gelandang kanan dalam skema 4-4-2. Duo false nine ditempati gelandang serang Brahim Diaz dan wide attacker Vinicius Junior. Akan tetapi, setelah permainan bergulir, Fede dengan kecepatan dan timing-nya mampu mengisi slot di lini serang.
Seperti yang dilansir dari Managing Madrid, Fede mengakui dirinya memang diinstruksikan Arbeloa bisa bermain seperti seorang striker.
’’Dia (Arbeloa) meminta aku agar datang dari lini kedua untuk menyerang,’’ sebut Fede.
Game plan yang mengarahkan bola kepada dirinya pun sudah sering dilakukan pemain Real di Valdebebas –kamp latihan Real. Seperti gol pertama yang berasal dari kiper Thibaut Courtois.
’’Umpan yang luar biasa dari rekan-rekan setimku. Aku berterima kasih kepada mereka,’’ sambung Fede.
Tactician City Pep Guardiola tidak memungkiri game plan Real tidak terantisipasi dengan baik oleh timnya. Pep pun bertekad membalas defisit tiga gol itu dalam second leg di Stadion Etihad, Manchester, pekan depan (18/3).
’’Kami akan bermain lebih bagus dan lebih aktif lagi (di Etihad, Red). Kami masih punya second leg,’’ tutur Pep kepada Manchester Evening News.
