
Kobbie Mainoo siap bertahan di Manchester United asuhan Michael Carrick. (Instagram @kobbie)
JawaPos.com-Masa depan Kobbie Mainoo di Manchester United sempat berada di ujung tanduk pada masa Ruben Amorim. Minimnya menit bermain membuat gelandang muda itu dirumorkan siap angkat kaki pada bursa transfer Januari.
Namun, situasi Kobbie Mainoo berubah drastis setelah Michael Carrick mengambil keputusan penting yang mengubah arah karir sang pemain di Manchester United.
Kobbie Mainoo dikabarkan memilih bertahan di Manchester United pada bursa transfer Januari setelah kembali mendapatkan kepercayaan dari pelatih anyar, Michael Carrick. Keputusan itu muncul usai sang pemain dipulihkan ke tim utama dan mendapat kesempatan tampil sebagai starter musim ini.
Dilansir dari Daily Mail (19/1), gelandang berusia 20 tahun itu sebelumnya mendorong kepindahan ke Napoli dengan status pinjaman. Keinginan itu muncul lantaran Mainoo hanya menjadi pemain pengganti selama dilatih Ruben Amorim yang membatasi perannya sepanjang musim.
Di bawah kepemimpinan Amorim, Mainoo hanya mencatat satu kali starter, yaitu saat Manchester United menghadapi Grimsby Town di ajang Carabao Cup.
Saudaranya, Jordan Mainoo-Hames bahkan terlihat mengenakan kaus bertulis Free Kobbie Mainoo di Old Trafford pada Desember 2025 sebagai aksi protes kepada Ruben Amorim.
Situasi panas itu akhirnya berubah setelah Michael Carrick resmi menangani Manchester United. Dalam laga derby Manchester pada Sabtu (17/1), Carrick memberikan Mainoo kesempatan tampil sejak menit awal. Penampilannya itu menjadi laga pertamanya sebagai starter di Premier League musim ini.
Keputusan itu disebut sebagai bentuk kepercayaan penuh sang pelatih terhadap pemain akademi klub. Dalam pertandingan derby melawan Manchester City, Mainoo dimainkan di sisi kiri dari trio lini tengah bersama Casemiro dan Bruno Fernandes.
Meski tidak mencatatkan kontribusi ofensif signifikan dengan nihil umpan kunci dari 32 operan sukses, Mainoo menunjukkan sisi lain permainannya.
Mainoo tampil agresif dan disiplin dengan catatan 77 tekanan sepanjang laga yang membantu Manchester United mengimbangi permainan Manchester City yang diasuh Pep Guardiola.
Carrick sendiri bukan sosok asing bagi Mainoo. Sejak lama, mantan gelandang Manchester United itu dikenal sebagai pengagum berat sang pemain.
Dalam perbincangan Carrick bersama Rio Ferdinand pada September lalu, sang pelatih bahkan menegaskan bahwa Manchester United seharusnya membangun tim di sekitar pemain jebolan akademi seperti Mainoo.
Menurut Carrick, kehadiran pemain yang memahami kultur klub merupakan elemen penting yang harus terus dijaga Manchester United. Carrick juga menilai Mainoo memiliki masa depan besar dengan karakter menyerang dan kreativitas yang cocok dimainkan sedikit lebih tinggi di lini tengah.
“Menurut saya, dia punya masa depan yang sangat cerah. Saya sangat menyukainya, dia hanya perlu kesabaran dan sedikit kesempatan lagi,” kata Carrick.
Dengan kepercayaan yang kembali didapat, Mainoo diperkirakan siap bertahan dan memperjuangkan tempatnya di skuad utama, sekaligus menunda rencana hengkang ke Italia.
