
Max Dowman saat berjuang bersama Arsenal di Liga Champions hadapi Slavia Praha, Selasa (4/11/2025). (Instagram @maxdowman)
JawaPos.com — Max Dowman mencatatkan namanya dalam sejarah setelah menjadi pemain termuda sepanjang masa di Liga Champions.
Gelandang muda Arsenal itu tampil saat berusia 15 tahun dan 308 hari dalam kemenangan 3-0 atas Slavia Praha, momen yang langsung menggemparkan dunia sepak bola Eropa.
Catatan tersebut mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang Youssoufa Moukoko saat tampil untuk Borussia Dortmund pada 2020 di usia 16 tahun dan 18 hari.
Kini rekor itu resmi bergeser ke tangan pemain jebolan Akademi Hale End yang baru memasuki usia pertengahan remaja.
Yang membuat momen ini semakin istimewa bukan hanya soal statistik usia.
Dowman tampil berani sejak pertama menyentuh bola, memperlihatkan ia hadir bukan sekadar mengisi menit pertandingan, tetapi menunjukkan kualitas yang matang untuk usianya.
Mikel Arteta memberi pujian besar terhadap mentalitas sang pemain.
“Dia datang, begitu bola pertama diambil, dia melewati orang, dia mulai menggiring bola, dia mendapat pelanggaran,” ujar Arteta dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Arteta menegaskan keberanian seperti itu tidak bisa diajarkan di ruang latihan.
“Anda tidak bisa mengajarkan hal itu. Anda memilikinya atau tidak, dan tidak masalah apa yang tertulis di paspornya,” tambahnya.
Menurut sang pelatih, kemampuan beradaptasi Dowman di panggung besar inilah yang membuatnya layak mendapat kesempatan.
“Anda menempatkannya dalam konteks ini dan dia ada di sana untuk beradaptasi dan tampil bagus, jadi saya sangat senang dengan itu,” tutup Arteta.
Dukungan juga datang dari gelandang Arsenal lainnya, Mikel Merino, yang mencetak dua gol dalam laga tersebut.
Ia menunjukkan rasa bangga sekaligus kekaguman pada juniornya itu.
“Dia pemain yang luar biasa untuk ditonton,” ungkap Merino.
