
Pleatih Chelsea Enzo Maresca. (Kanal YouTube Chelsea Football Club)
JawaPos.com - Konferensi pers Enzo Maresca pelatih Chelsea, berbicara terkait fokus dalam mengelola tensi permainan menjadi utama, jelang laga melawan Ajax Amsterdam di Liga Champions.
Melansir dari kanal youtube Chelsea, pada Selasa (22/10). Maresca memprediksi pertandingan yang sulit melawan Ajax, sebuah klub yang selalu berusaha memainkan 'DNA sepak bola' mereka di masa lalu maupun saat ini.
"Ajax adalah klub yang pernah memenangkan kompetisi ini dan datang untuk membuktikan diri, sehingga tim harus melakukan yang terbaik untuk mengalahkan mereka," ungkap Maresca.
Maresca juga mengakui, timnya perlu berbuat lebih baik dalam hal kedisiplinan setelah menerima banyak kartu merah, dirinya menyebutkan sebagai kesalahan besar dan sepenuhnya bisa dihindari.
"Saya mencatat, insiden-insiden tersebut menunjukkan keinginan pemain untuk terus menjadi agresif dan tidak ingin kebobolan, meski tim harus belajar untuk menghindari situasi yang tidak perlu," bebernya.
Di tengah konferensi pers, Maresca ditanya tentang kemungkinan hukuman (denda) yang lebih berat untuk pemain yang mendapat kartu, Maresca menjawab dengan cepat, bahwa dirinya bukanlah manajer yang suka menghukum pemain.
"Saya mengambil contoh dari cara mendidik anak-anak saya, dengan memilih untuk mengajar dan membantu memahami kesalahan mereka agar bisa melakukan hal yang benar, dan bukan melalui hukuman," tutupnya.
