
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan keterangan kepada awak media di Kantor DPP PDI Perjuangan pada Sabtu (21/3). (PDI Perjuangan)
JawaPos.com - DPP PDI Perjuangan menggelar halal bihalal pada Sabtu (21/3). Kegiatan yang berlangsung di Kantor DPP PDI Perjuangan, Jakarta Pusat (Jakpus), itu dilaksanakan bersamaan dengan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Ketua Umum (Ketum) PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menerima sejumlah tamu. Termasuk duta besar (dubes) Palestina dan Rusia.
Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menyampaikan bahwa Megawati menerima kunjungan sejumlah dubes negara sahabat di Gedung B DPP PDI Perjuangan yang juga markas Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDI Perjuangan. Beberapa dubes yang hadir secara langsung adalah dubes Palestina, Rusia, Iran, sampi Inggris.
”Para duta besar tersebut berbicara akrab dengan Ibu Megawati, menyampaikan berbagai persoalan geopolitik sampai hal-hal yang berkaitan dengan global warming,” kata Hasto kepada awak media.
Hasto menyampaikan bahwa diskusi antara Megawati dengan tamu-tamunya tidak menjadi obrolan belaka. Megawati sepakat menindaklanjuti pembicaraan geopolitik tersebut ke dalam forum yang lebih akademis dengan melibatkan Megawati Institute. Di sela-sela menerima tamu-tamunya, Megawati juga menyampaikan ucapan selamat Idul Fitri kepada seluruh umat Islam di Indonesia.
”Di hari yang berbahagia ini, Ibu Megawati Soekarnoputri, dan seluruh keluarga besar PDI Perjuangan mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kemenangan di hari yang fitri ini membawa kebahagiaan, kedamaian, dan semangat baru untuk terus berkontribusi bagi bangsa dan negara,” terang Hasto.
Secara khusus, lanjut dia, Megawati menyampaikan pesan kepada seluruh masyarakat Indonesia. Tokoh perempuan yang pernah menjadi presiden dan wakil presiden (wapres) Indonesia itu menekankan pentingnya menjadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk memperkuat persaudaraan, solidaritas, dan nilai-nilai kemanusiaan.
”Ibu Megawati Soekarnoputri mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk menjadikan Idul Fitri sebagai ruang refleksi diri, mempererat tali silaturahmi, serta membangun semangat gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” imbuhnya.
Hasto pun menegaskan bahwa pihaknya menjadikan Idul Fitri sebagai momentum untuk mewujudkan persaudaraan nasional melalui sikap hidup saling maaf memaafkan. Apalagi seluruh umat Islam baru saja menunaikan ibadah puasa Ramadhan selama satu bulan penuh. Khusus lebaran tahun ini, Megawati juga merayakannya bersama keluarga terdekat.
”Sebagai tradisi yang selalu dijaga, Ibu Megawati merayakan Idul Fitri dalam suasana kekeluargaan, penuh kehangatan dan kebersamaan bersama keluarga besar serta sahabat-sahabatnya dengan menu lebaran khas Nusantara. Jadi, tidak ada open house. Beliau meneruskan tradisi, berhalal bihalal, merayakan lebaran bersama keluarga dan para sahabat,” kata dia.
