Logo JawaPos
Author avatar - Image
01 April 2026, 06.02 WIB

7 Tanda Anda Dibesarkan dengan Terlalu Banyak Kritik, Ini Dampaknya Saat Dewasa

Ilustrasi seseorang yang dibesarkan dengan terlalu banyak kritik (freepik) - Image

Ilustrasi seseorang yang dibesarkan dengan terlalu banyak kritik (freepik)

JawaPos.com - Tidak semua luka masa kecil terlihat jelas. Ada yang tidak meninggalkan bekas fisik, tetapi diam-diam membentuk cara seseorang berpikir, merasakan, dan bertindak hingga dewasa.

Salah satu pengalaman yang cukup umum namun sering diremehkan adalah tumbuh dalam lingkungan yang penuh kritik.

Jika sejak kecil seseorang lebih sering dikoreksi daripada didukung, hal itu bisa memengaruhi cara mereka memandang diri sendiri.

Dampaknya tidak selalu terlihat secara langsung, tetapi muncul dalam kebiasaan sehari-hari, dari cara bekerja, menjalin hubungan, hingga berbicara dengan diri sendiri.

Menariknya, banyak orang tidak menyadari bahwa mereka mengalami hal ini. Mereka cenderung menganggapnya sebagai bentuk “standar tinggi” dari orang tua atau sebagai cara untuk mempersiapkan diri menghadapi dunia.

Padahal, jika Anda sering merasa takut salah, takut dihakimi, atau merasa tidak pernah cukup baik, bisa jadi ada pola lama yang masih terbawa.

Dilansir dari geediting.com, berikut tujuh perilaku yang sering muncul pada orang dewasa yang terlalu sering dikritik saat kecil.

1. Sulit Menikmati Keberhasilan

Bagi sebagian orang, mencapai sesuatu bukan berarti merasa puas. Justru setelah berhasil, pikiran langsung mencari kekurangan.

Alih-alih merayakan pencapaian, muncul suara dalam kepala yang berkata, “Seharusnya bisa lebih baik.” Hal ini terjadi karena sejak kecil, keberhasilan sering diikuti dengan kritik tambahan, bukan apresiasi penuh.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore