
Ilustrasi ban mobil (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Banyak pengemudi menganggap menambah tekanan angin ban sedikit lebih tinggi adalah hal sepele. Padahal, ban yang terlalu keras bisa langsung memengaruhi keselamatan berkendara dan memperbesar risiko kecelakaan, bahkan saat mobil melaju dengan kecepatan normal.
Tekanan udara yang melebihi batas ideal membuat fungsi ban tidak bekerja sebagaimana mestinya. Jika kondisi ini dibiarkan, sejumlah sistem penting dalam kendaraan bisa terganggu, mulai dari cengkeraman, stabilitas, hingga kemampuan pengereman.
Dalam situasi tertentu, tekanan ban yang terlalu tinggi bahkan dapat memicu kerusakan ekstrem yang membahayakan nyawa. Berikut 3 bahaya fatal jika tekanan angin ban mobil kamu terlalu keras seperti dirangkum dari laman Wuling Indonesia!
Saat tekanan ban terlalu tinggi, bagian tengah telapak ban akan menggembung dan membuat permukaan yang menyentuh aspal jadi jauh lebih sedikit. Hal ini menyebabkan traksi turun tajam sehingga mobil kamu lebih sulit dikendalikan, terutama saat masuk tikungan atau melakukan manuver cepat.
Ketika jalanan basah, bahaya makin besar. Alur ban yang seharusnya membuang air jadi kurang efektif sehingga risiko hydroplaning meningkat. Mobil bisa melayang di atas genangan dan kehilangan kendali dalam hitungan detik.
Dengan traksi yang menurun, sistem pengereman otomatis ikut terdampak. Saat kamu menginjak rem keras, ban lebih mudah selip atau terkunci karena permukaannya tidak mencengkram aspal dengan optimal. Akibatnya, jarak berhenti menjadi lebih panjang dari standar normal.
Dalam situasi darurat, selisih beberapa meter saja bisa menentukan apakah kamu berhasil menghindari tabrakan atau justru terlibat kecelakaan. Ban yang terlalu keras membuat kamu kehilangan margin keselamatan penting tersebut.
Inilah bahaya paling ekstrem dari tekanan angin ban yang berlebihan. Dinding ban bekerja lebih keras dari kapasitasnya, lalu ditambah panas akibat gesekan selama perjalanan. Kombinasi tekanan tinggi dan suhu panas ini membuat struktur ban melemah dan rentan meledak secara tiba-tiba.
Jika blowout terjadi saat mobil melaju, kamu bisa langsung kehilangan kendali penuh. Situasi ini sangat berbahaya karena sulit diprediksi dan biasanya terjadi tanpa tanda-tanda awal yang jelas.

Jadwal Imsakiyah Ramadhan Hari Ini, 2 Maret 2026 untuk Surabaya dan Sekitarnya
John Herdman Full Senyum! 2 Pemain Timnas Indonesia, Kevin Diks dan Justin Hubner Cetak Gol di Eropa
Resep Strawberry Cheese Milk, Ide Jualan Takjil Ramadhan yang Segar dan Potensial Laris
Sriwijaya FC Resmi Degradasi ke Liga Nusantara, Ini Deretan Prestasi Laskar Wong Kito
Polemik Panas Terkait Musala di Bekasi Sampai ke DPR, Kini Berakhir Damai
Super Komputer Opta Prediksi 8 Tim yang Lolos Perempat Final Liga Champions UEFA
Resep Bakwan Goreng Ayam Halal, Ide Takjil Gurih yang Bikin Nagih
Rosenior Siap Hadapi PSG, Duel yang Menarik di Babak 16 Besar Liga Champions
Iran Konfirmasi Kematian Pemimpin Tertinggi Negaranya, Ayatollah Ali Khamenei, Usai Serangan Gabungan AS‑Israel
Cedera Frenkie de Jong, Barcelona Hadapi Tantangan Besar!
