Logo JawaPos
Author avatar - Image
18 November 2025, 14.25 WIB

Pengemudi Wajib Tahu! Ini 3 Bahaya Fatal Jika Tekanan Angin Ban Mobil Kamu Terlalu Keras

Ilustrasi ban mobil (Dok. Freepik) - Image

Ilustrasi ban mobil (Dok. Freepik)

JawaPos.com - Banyak pengemudi menganggap menambah tekanan angin ban sedikit lebih tinggi adalah hal sepele. Padahal, ban yang terlalu keras bisa langsung memengaruhi keselamatan berkendara dan memperbesar risiko kecelakaan, bahkan saat mobil melaju dengan kecepatan normal. 

Tekanan udara yang melebihi batas ideal membuat fungsi ban tidak bekerja sebagaimana mestinya. Jika kondisi ini dibiarkan, sejumlah sistem penting dalam kendaraan bisa terganggu, mulai dari cengkeraman, stabilitas, hingga kemampuan pengereman. 

Dalam situasi tertentu, tekanan ban yang terlalu tinggi bahkan dapat memicu kerusakan ekstrem yang membahayakan nyawa. Berikut 3 bahaya fatal jika tekanan angin ban mobil kamu terlalu keras seperti dirangkum dari laman Wuling Indonesia!

1. Cengkeraman dan Stabilitas Menurun Drastis

Saat tekanan ban terlalu tinggi, bagian tengah telapak ban akan menggembung dan membuat permukaan yang menyentuh aspal jadi jauh lebih sedikit. Hal ini menyebabkan traksi turun tajam sehingga mobil kamu lebih sulit dikendalikan, terutama saat masuk tikungan atau melakukan manuver cepat.

Ketika jalanan basah, bahaya makin besar. Alur ban yang seharusnya membuang air jadi kurang efektif sehingga risiko hydroplaning meningkat. Mobil bisa melayang di atas genangan dan kehilangan kendali dalam hitungan detik.

2. Jarak Pengereman Jadi Lebih Panjang

Dengan traksi yang menurun, sistem pengereman otomatis ikut terdampak. Saat kamu menginjak rem keras, ban lebih mudah selip atau terkunci karena permukaannya tidak mencengkram aspal dengan optimal. Akibatnya, jarak berhenti menjadi lebih panjang dari standar normal.

Dalam situasi darurat, selisih beberapa meter saja bisa menentukan apakah kamu berhasil menghindari tabrakan atau justru terlibat kecelakaan. Ban yang terlalu keras membuat kamu kehilangan margin keselamatan penting tersebut.

3. Risiko Ban Meledak (Blowout) Meningkat

Inilah bahaya paling ekstrem dari tekanan angin ban yang berlebihan. Dinding ban bekerja lebih keras dari kapasitasnya, lalu ditambah panas akibat gesekan selama perjalanan. Kombinasi tekanan tinggi dan suhu panas ini membuat struktur ban melemah dan rentan meledak secara tiba-tiba.

Jika blowout terjadi saat mobil melaju, kamu bisa langsung kehilangan kendali penuh. Situasi ini sangat berbahaya karena sulit diprediksi dan biasanya terjadi tanpa tanda-tanda awal yang jelas.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore