Logo JawaPos
Author avatar - Image
30 Maret 2026, 18.23 WIB

Kemhan Belum Ungkap Identitas Prajurit TNI yang Gugur dalam Serangan Israel di Lebanon

Kendaraan UNIFIL melintas di jalan utama di Qlayaa, Lebanon selatan, 27 Maret 2026, di tengah meningkatnya eskalasi konflik antara Israel dan Hizbullah. (Arab News)

JawaPos.com - Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI mengonfirmasi adanya prajurit TNI yang menjadi korban, dalam insiden di wilayah penugasan misi perdamaian United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan, Rico Ricardo Sirait, membenarkan bahwa insiden tersebut terjadi akibat eskalasi situasi keamanan di area penugasan.

“Kami mengonfirmasi adanya korban dari prajurit TNI, yaitu satu orang meninggal dunia, satu dalam kondisi luka berat, dan dua lainnya mengalami luka ringan yang saat ini telah mendapatkan penanganan medis,” kata Rico kepada wartawan, Senin (30/3).

Saat ditanya mengenai identitas para korban, Rico menyatakan bahwa informasi tersebut merupakan kewenangan Markas Besar TNI.

“Itu ranahnya Mabes TNI,” tegasnya singkat.

Hingga saat ini, Pusat Penerangan (Puspen) TNI belum memberikan rincian lebih lanjut terkait identitas prajurit yang menjadi korban. 

Diduga insiden tersebut terjadi akibat serangan Israel ke Lebanon. Hingga saat ini, proses klarifikasi masih dilakukan oleh pihak UNIFIL.

“Untuk perkembangan operasional lebih lanjut akan disampaikan oleh TNI,” imbuhnya.

Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) membenarkan gugurnya satu prajurit TNI yang tengah menjalankan misi perdamaian di Lebanon.

Editor: Bayu Putra
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore