
Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Rismon Sianipar, bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3) pagi.
JawaPos.com - Tersangka kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo, Rismon Sianipar, bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Jumat (13/3) pagi. Pertemuan antara Gibran dan Rismon berlangsung secara tertutup.
Dalam pertemuan tersebut, Gibran menyampaikan bahwa mereka memiliki hubungan persaudaraan.
“Kita ini saudaraan,” kata Gibran sambil memeluk Rismon.
Sementara itu, Rismon memastikan bahwa ijazah Jokowi adalah asli, setelah melakukan kajian lanjutan terhadap dokumen tersebut. Ia menyebut, temuan itu diperoleh setelah melakukan penelusuran ulang terhadap dokumen selama sekitar dua hingga tiga bulan terakhir.
“Saya sebagai peneliti harus jujur bahkan terhadap penelitian saya sendiri. Jika ada yang salah, harus dikoreksi,” ujar Rismon.
Menurutnya, hasil kajian terbaru menunjukkan bahwa dokumen ijazah Jokowi bersifat autentik. Ia juga menegaskan kesimpulan tersebut dapat dijelaskan secara sederhana kepada publik.
“Iya, asli. Dengan kajian saya,” tegasnya.
Rismon juga mengungkapkan bahwa dirinya diterima dengan baik saat bertemu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ia mengatakan keluarga Jokowi menunjukkan sikap terbuka terhadap penelitiannya.
“Dari penjelasan Pak Wapres, keluarga besar mereka terbuka terhadap penelitian dan koreksi,” tutur Rismon.
Sebelum menemui Gibran, Rismon terlebih dahulu bertemu dengan Joko Widodo di kediamannya di Solo, Jawa Tengah. Dalam pertemuan itu, Jokowi juga menerima permintaan maaf yang disampaikan Rismon terkait polemik tudingan ijazah palsu.
