
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko membagikan paket makanan dan takjil bersama Jurnalis Trunojoyo pada Selasa (10/3). (Sahrul Yunizar/JawaPos.com)
JawaPos.com - , Mabes Polri membagikan 1.500 paket makanan dan takjil Bersama Jurnalis Trunojoyo pada Selasa (10/3). Kegiatan itu menjadi agenda rutin yang berlangsung dari tahun ke tahun.
Di sela-sela agenda tersebut, Korps Bhayangkara menitipkan pesan kepada masyarakat yang bakal merayakan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko menyampaikan bahwa bagi-bagi paket makanan dan takjil bersama jurnalis adalah bentuk sinergi antara Polri dengan media massa.
Menurut dia, instansinya ingin kolaborasi antara Polri dengan jurnalis tidak melulu soal pengawasan lewat pemberitaan.
Berdasar pantauan JawaPos.com, ribuan paket makanan dan takjil itu dibagikan kepada para pengemudi ojek online, pedagang asongan, dan masyarakat di sekitar Mabes Polri, Jaksel.
Dari kegiatan tersebut, dia berharap hubungan baik Polri dengan jurnalis dan masyarakat terus terjaga.
”Dan mudah-mudahan kegiatan serta kolaborasi ini terus secara berkesinambungan antara media, jurnalis, dan Polri, khususnya media di Trunojoyo, Mabes Polri,” terang dia kepada awak media.
Dalam kesempatan tersebut, Trunoyudo berpesan kepada masyarakat yang sebentar lagi akan merayakan Idul Fitri.
Dia mengingatkan agar masyarakat benar-benar mempersiapkan perjalanan mudik dengan sebaik-baiknya. Termasuk memastikan keamanan rumah yang ditinggalkan selama mudik.
Baca Juga:Muhammadiyah Dorong Hasil Rekomendasi Komisi Percepatan Reformasi Polri Segera Diumumkan ke Publik
”Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat, yang pertama tentunya lingkungan yang ditinggalkan betul-betul disampaikan kepada kepala lingkungan, baik RT, RW, dan tokoh masyarakat yang masih tinggal di situ, atau satuan pengamanan lingkungan. Dan khususnya kepada Polri, ada Bhabinkamtibmas,” pesannya.
Menurut jenderal bintang satu Polri tersebut, keamanan dan keselamatan masyarakat menjadi prioritas.
Itu pula yang ditekankan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada seluruh jajarannya dalam Operasi Ketupat 2026. Tujuannya tidak lain agar pemudik selamat sampai tujuan.
”Tentu kami memahami dalam operasi ini, kepolisian adalah pelayanan publik yang bersifat kemanusiaan. Baik, itu pada saat ibadah bulan Ramadhan, mudik nanti Idul Fitri, dan tentu nanti kembali (dalam arus balik),” terang Trunoyudo.
