
Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (8/3).
JawaPos.com - Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Minggu (8/3). Sejumlah hal strategis turut menjadi pembahasan dalam pertemuan tersebut.
Sejumlah menteri Kabinet Merah Putih yang hadir di antaranya Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Donny Ermawan, Rektor Universitas Pertahanan, serta Direktur Utama PT Pindad Sigit Santosa.
"Pada minggu siang sampai malam hari, Presiden Prabowo Subianto menggelar 5 rapat berbeda dengan memanggil beberapa menteri Kabinet Merah Putih di kediaman Hambalang, Bogor, Jawa Barat, 8 Maret 2026," kata Sekretaris Kabinet (Setkab) Teddy Indra Wijaya dalam unggahan pada akun media sosial Instagram, Senin (9/3).
Teddy menjelaskan, pertemuan Presiden Prabowo dengan para menteri Kabinet Merah Putih membahas sejumlah hal strategis. Salah satu isu yang dibahas yakni, perkembangan situasi konflik di Timur Tengah.
Selain itu turut dibahas perkembangan pembangunan 10 kampus baru terkait di Bidang Sains, Teknologi, Engineering, dan Matematika (STEM) serta pendidikan Kedokteran.
Serta, progres pengembangan beberapa Perguruan Tinggi Negeri (PTN) agar dapat meningkatkan peringkatnya di tingkat global serta semakin terbukanya kerjasama dengan universitas terkemuka di dunia.
Tak hanya itu, pertemuan itu juga membahas soal perkembangan mahasiswa asal Palestina yang disekolahkan di Universitas Pertahanan (Unhan). Sebab, saat Prabowo menjabat Menteri Pertahanan, sejak 2022 telah mengundang sebanyak 20 sampai 40 anak-anak Palestina untuk bersekolah di Indonesia, hingga saat ini mencapai 200 mahasiswa-mahasiswi.
"Pertemuan turut membahas kesiapan keamanan dan kelancaran mudik menjelang 10 hari menuju Hari Raya Idul Fitri," pungkasnya.
