Kim Seon Ho dan Go Youn Jung.
JawaPos.com - Kim Seon Ho akhirnya benar-benar comeback setelah melewati salah satu fase paling genting dalam kariernya. Aktor Korea Selatan itu sempat terkena cancel culture dan terlempar dari industri hiburan akibat tuduhan personal pada 2021.
Perlahan Kim Seon-ho bangkit lewat proyek-proyek terpilih hingga akhirnya sukses besar membintangi Can This Love Be Translated? (2026), drakor yang berhari-hari memuncaki peringkat Netflix global.
Kasus yang menyeret nama Kim Seon Ho empat tahun lalu sempat membuat karir Kim Seon Ho berada di jurang terdalam. Kala itu, sebuah tuduhan dari mantan pacar terkait aborsi menyebar luas. Kemudian muncul lah gelombang kecaman, penghentian kontrak iklan, sensor produser televisi, dan pengunduran diri dari sejumlah proyek.
Dalam hitungan hari, aktor dengan senyum manis berlesung pipit yang sebelumnya dipuja lewat Start-Up (2020) dan Hometown Cha-Cha-Cha (2021) itu berubah menjadi figur bermasalah di mata publik. Industri hiburan Korea Selatan yang memang menjadikan citra sebagai mata uang utama, seakan langsung memberi hukuman tanpa ampun.
Menghadapi itu, Kim Seon Ho tidak membela diri secara agresif. Setelah menyampaikan permintaan maaf secara tertulis atas kontroversi yang terjadi, aktor Korea Selatan kelahiran Seoul, 8 Mei 1986 itu menepi. Selama hampir dua tahun, namanya nyaris absen dari layar. Kim Seon Ho akhirnya kembali lewat jalur layar lebar lewat The Childe (2023).
Di film itu dia berperan sebagai sosok misterius yang disebut nobleman bernama Gwigongja. Karakter sebagai pembunuh profesional berjas rapi dan berambut klimis tersebut mengubah Kim Seon Ho ke arah karakter yang gelap, ambigu, dan jauh dari persona pria berhati lembut yang sebelumnya melekat di dirinya.
Film ini memang tidak serta-merta memulihkan reputasi, tetapi cukup untuk mengembalikan namanya ke radar industri.
Langkah berikutnya lebih ekstrem karena benar-benar menjauhkan citra Kim Seon Ho sebagai pria baik-baik yang menggemaskan. Dalam serial Tyrant (2024), Kim Seon Ho tampil sebagai antagonis.
Dalam drakor yang tayang di Disney Hotstar tersebut, dia memerankan karakter yang dingin dan brutal, tanpa upaya mencari simpati penonton. Namun meskipun tetap menampilkan kualitas akting yang matang, serial ini belum benar-benar mengangkat Kim Seon Ho dari jurang terdalam karirnya.
Momentum besar justru muncul lewat peran kecil dalam When Life Gives You Tangerines (2025). Kim Seon Ho yang hanya muncul sebentar sebagai cameo, langsung membuat heboh dengan pose imutnya.
Satu senyum dan kedipan mata dari Kim Seon Ho di serial itu langsung menjadi viral di media sosial. Meledaklah challenge senyum dan kedipan mata ala Kim Seon Ho.
Puncak rehabilitasi karier pun akhirnya terjadi pada 2026. Lewat peran sebagai Joo Hoo Jin, penerjemah multibahasa dalam Can This Love Be Translated?(2026), Kim Seon Ho benar-benar menjadi Kim Seon Ho yang ditunggu para penggemarnya.
Menjadi penerjemah multibahasa yang terlihat kaku dan menjaga jarak, Kim Seon-ho beradu akting dengan Go Youn Jung (Cha Mu Hee) yang berperan sebagai selebritis dengan trauma masa kecil.
Masa lalu Joo Ho Jin membuatnya menjadi pria yang takut ditolak. Trauma Cha Mu Hee menjadikannya sosok perempuan yang merasa tak layak dicinta. Hubungan dua karakter yang sama-sama problematik tersebut akhirnya justru menciptakan adegan-adegan menggemaskan.
