Logo JawaPos
Author avatar - Image
31 Maret 2026, 23.52 WIB

Jika Anda Merasa Terjebak di Masa Lalu, 8 Kebiasaan Mental Ini Bisa Jadi Menghambat Anda Menurut Psikologi

seseorang yang merasa terjebak di masa lalu. (Freepik/lin-kim) - Image

seseorang yang merasa terjebak di masa lalu. (Freepik/lin-kim)

JawaPos.com - Merasa “terjebak” di masa lalu adalah pengalaman yang lebih umum daripada yang kita kira. Banyak orang terus mengulang kenangan lama—baik penyesalan, kegagalan, maupun luka emosional—seolah-olah peristiwa itu masih terjadi hari ini. Tanpa disadari, pola pikir ini dapat menghambat pertumbuhan pribadi, kebahagiaan, bahkan hubungan dengan orang lain.

Dilansir dari Expert Editor pada Selasa (31/3), menurut psikologi, ada beberapa kebiasaan mental yang sering menjadi akar dari kondisi ini. Jika Anda merasa sulit move on atau terus hidup dalam bayang-bayang masa lalu, mungkin beberapa pola berikut ini sedang terjadi dalam pikiran Anda.

1. Terlalu Sering Mengulang Penyesalan (Rumination)

Rumination adalah kebiasaan memutar ulang kejadian masa lalu secara terus-menerus di dalam pikiran. Anda mungkin bertanya:

“Kenapa dulu saya melakukan itu?”
“Seandainya saya memilih jalan yang berbeda…”

Masalahnya, rumination bukanlah refleksi yang sehat. Ini bukan belajar dari masa lalu, melainkan terjebak di dalamnya. Penelitian menunjukkan bahwa kebiasaan ini berkaitan erat dengan kecemasan dan depresi.

Solusi: Alihkan fokus dari “mengapa itu terjadi” menjadi “apa yang bisa saya pelajari.”

2. Mendefinisikan Diri Berdasarkan Masa Lalu

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore