Ryan Gravenberch, gelandang baru Liverpool yang datang menjelang ditutupnya bursa transfer musim ini. (liverpoolfc.com)
JawaPos.com - Ryan Gravenberch merekah bersama Ajax dan mencatatkan debut pada usia 16 tahun 130 hari saat Ajax menghadapi PSV. Debutnya itu memecahkan rekor milik legenda Milan, Clarence Seedorf yang debut pada usia 16 tahun 242 hari.
Sejak debut Ryan Gravenberch memiliki grafik meningkat dari tahun ke tahun dan terus menunjukkan potensinya. Setelah debut, di tahun 2019 dia mencatatkan 9 kali bermain dan menyumbang dua gol. Ryan Gravenberch selanjutnya menjadi langganan tim utama Ajax.
Ryan Gravenberch memiliki atribut yang cukup lengkap sebagai gelandang muda, Dia memiliki kekuatan fisik, memiliki kecepatan, umpan yang bagus, kemampuan dribble bola, dan kuat dalam penguasaan bola.
Dalam kompetisi Eropa bersama Ajax musim 2021/2022, Gravenberch mencatatkan rata-rata umpan 5,52 umpan progresif per laga dan 3,16 umpan ke sepertiga akhir per laga. Dia memiliki catatan carry progresif yang menawan dengan 6,3 per laga.
Erik Ten Haag, mantan pelatih Ajax yang memberikannya debut mengatakan, "Dia memiliki banyak kemampuan, terutama dalam menyerang, tapi dia memahami kerja keras."
Penampilannya di Ajax membuat Ryan Gravenberch disandingkan dengan Paul Pogba. Skills dan kemampuan yang dimiliki dianggap dapat melampaui Paul Pogba di masa terbaiknya.
"Secara fisik, saya melihat Frank Rijkaard karena dia tinggi dan sangat kuat. Namun secara teknis, menurut saya dia adalah versi yang lebih baik dari Pogba di masa terbaiknya di Juventus, dalam hal teknik dan kehadirannya di lapangan." Papar Brian Tevreden pelatih muda Ajax.
Gravenberch mencatatkan jumlah penampilan yang signifikan di Ajax di usianya yang masih belia, 20 tahun. Dia mencatatkan penampilan 72 Penampilan bersama tim senior Ajax dan mencetak 7 gol.
Tampil gemilang bersama Ajax membuatnya dipinang Bayern Muenchen dengan harga 18 juta euro pada musim 2022/2023. Namun semasa di Bayern Muenchen, Ryan Gravenberch kesulitan beradaptasi dan lebih sering berada di bangku cadangan.
Sang pelatih Bayern Muenchen kala itu, Julia Nagelsman, lebih memilih Leon Goretzka ketimbang dirinya. Ryan Jiro sapaan akrabnya mengalami musim yang sulit bersama raksasa Jerman itu.
Dan pada musim ini dia bergabung bersama Liverpool. Membuka lembaran baru bersama skuad Juergen Klopp.
Kepindahannya ke Liverpool mendapat dukungan dari Clarence Seedorf. Legenda Milan itu meyakini Ryan Gravenberch mampu bangkit dan sukses di Liverpool.
"Semua orang memiliki keunikan tersendiri. Ryan memulai karirnya lebih awal, dia memecahkan rekor saya di Ajax sebagai pemain termuda yang melakukan debut." Ucapnya dilansir FUTBin.
"Namun sayang ketika di Bayern Muenchen dia kurang beruntung. Tapi semoga dapat dijadikan pelajaran dan pengalaman olehnya."
Lebih lanjut lanjut Seedorf mengatakan, "Saat ini dia sedang dalam perjalanan, biarkan dia mengambil jalannya sendiri. Saya tetap percaya pada kemampuannya. Saya yakin dia bisa tampil hebat dan memiliki karir yang sukses bersama Liverpool." Tutup Seedorf tentang juniornya itu.
