
Ilustrasi alpukat/freepik
JawaPos.com-Masakan khas lebaran umumnya mengandung lemak jahat dan lemak jenuh yang tinggi. Santan, daging berlemak, dan juga minyak berlebih menjadi musuh utama bagi tubuh.
Kandungan lemak jenuh yang ada hampir di setiap masakan lebaran, menjadi pemicu meningkatnya kadar kolesterol di dalam tubuh.
Kadar kolesterol yang dibiarkan naik berkepanjangan, bisa berkembang menjadi masalah kesehatan yang lebih serius seperti serangan jantung dan juga stroke.
Oleh karena itu, setelah lebaran ini anda perlu melakukan detoks makanan, dengan mengkonsumsi makanan yang lebih sehat untuk membantu menurunkan kadar kolesterol di dalam darah.
Mengutip informasi dari laman keslan.kemkes.go.id dan /ayosehat.kemkes.go.id berikut beberapa rekomendasi makanan alami yang mampu membantu menstabilkan kadar kolesterol di dalam darah.
Alpukat
Alpukat menjadi camilan sehat dan aman dikonsumsi. Meskipun terdapat 63% lemak di dalam alpukat, namun lemak tersebut mengandung asam lemak tak jenuh yang dapat menjaga rusaknya arteri pembuluh darah akibat penumpukan kolesterol. Selain itu, alpukat juga mampu menjaga kadar gula darah agar tetap stabil.
Ikan
Ikan adalah makanan tinggi protein yang mengandung sedikit kolesterol. Ikan mengandung lemak omega 3 yang mampu menambah kadar kolesterol baik di dalam darah.
Biji-bijian
Biji-bijian juga aman dikonsumsi bagi penderita kolesterol. Di dalam biji-bijian terkandung senyawa beta glucan yang dapat menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam tubuh. Biji-bijian utuh juga membantu menahan agar kolesterol jahat tidak mudah terserap.
Kacang
Kacang-kacangan mengandung asam amino yang sehat sehingga, dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat di dalam darah. Kacang kenari, almond, dan macadamia adalah jenis yang paling direkomendasikan untuk penderita kolesterol.
Tomat
Tomat juga baik dikonsumsi untuk penderita kolesterol. Senyawa likopen yang terkandung di dalam buah tomat mampu mengurangi serangan jantung dan risiko terkena penyakit stroke.
