Logo JawaPos
Author avatar - Image
13 Maret 2026, 17.36 WIB

6 Hack Belanja Hemat Ramadhan 2026: Anti Boncos Meski Kebutuhan Lebaran Tengah Melonjak

Ilustrasi belanja/freepik - Image

Ilustrasi belanja/freepik

JawaPos.com - Tidak bisa dipungkiri bahwa pengeluaran bulan ramadhan biasanya lebih besar daripada bulan-bulan lainnya.

Kebutuhan bulan ramadhan tidak hanya mencakup kebutuhan pokok harian dan belanja mingguan, tetapi juga berbagai keperluan lain seperti persiapan idul fitri,  mudik, sampai kewajiban ibadah zakat yang harus dipenuhi. 

Jika tidak bijak mengatur pengeluaran di bulan ramadhan, bisa-bisa kondisi keuangan tidak terkendali. Bahkan tidak menutup kemungkinan, bagi seseorang yang akhirnya mengambil utang konsumtif untuk menutup kebutuhan ramadhan yang tidak tercukupi.

Di sisi lain, ramadhan bukanlah momen untuk hidup bermewah-mewahan. Justru di bulan ini kita dianjurkan untuk hidup sederhana dan fokus beribadah.

Supaya kantong anda tetap aman selama ramadhan, dan tidak terasa berat setelah lebaran, ada beberapa hack tips yang bisa anda lakukan.

Merangkum informasi dari laman /blubybcadigital.id dan /www.ikea.co.i berikut cara belanja hemat bulan ramadhan agar tidak boncos, dan kebutuhan lebaran tetap tercover.  

Kebutuhan saat bulan ramadhan tidak hanya sebatas pada konsumsi sehari-hari namun juga mencakup persiapan mudik, perayaan hari raya lebaran, zakat, dan sedekah.

Oleh karena itu, membuat anggaran belanja dengan menetapkan batas pengeluaran yang jelas agar kondisi keuangan tetap terkontrol menjadi penting, supaya pengeluaran tidak boncos .

Setelah menetapkan batas pengeluaran, buat daftar belanja kebutuhan. Daftar belanjaan ini meliputi kebutuhan pokok harian, perlengkapan menyambut idul fitri, sedekah, sampai zakat fitrah. Pada kebutuhan yang tidak terlalu mendesak, anda bisa mempertimbangkan barang substitusi atau alternatif yang lebih ekonomis.. 

Salah satu perbuatan yang harus dihindari saat lebaran adalah berhutang demi menutupi kebutuhan konsumtif. Anda bisa mengubah mindset bahwa bulan ramadhan seharusnya difokuskan untuk beribadah, dan bukan untuk hidup dengan berlebihan dengan membeli barang yang sebenarnya tidak terlalu penting. 

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore