Logo JawaPos
Author avatar - Image
14 Januari 2026, 15.40 WIB

5 Hal Kecil yang Diyakini Memengaruhi Energi Imlek

Imlek bukan hanya soal pergantian tahun menurut kalender Tionghoa, tetapi juga momen penting untuk “mengatur ulang” energi kehidupan. (istimewa) - Image

Imlek bukan hanya soal pergantian tahun menurut kalender Tionghoa, tetapi juga momen penting untuk “mengatur ulang” energi kehidupan. (istimewa)

JawaPos.com - Tak lama lagi, masyarakat akan menyambut Tahun Baru Imlek 2026. Perayaan ini selalu identik dengan suasana hangat, warna-warni dekorasi, serta berbagai ritual yang sarat makna.

Bagi banyak orang, Imlek bukan hanya soal pergantian tahun menurut kalender Tionghoa, tetapi juga momen penting untuk “mengatur ulang” energi kehidupan.

Tradisi-tradisi kecil yang dilakukan menjelang dan saat Imlek dipercaya mampu memengaruhi suasana hati, keharmonisan keluarga, hingga harapan akan keberuntungan di sepanjang tahun.

Menariknya, hal-hal yang diyakini membawa energi positif ini sering kali terlihat sederhana dan mudah dilakukan. Meski tidak selalu bisa dijelaskan secara ilmiah, praktik-praktik tersebut tetap dilestarikan karena memberi rasa tenang, optimisme, dan makna mendalam.

Berikut lima hal kecil yang diyakini memengaruhi energi Imlek dan masih banyak dijalani hingga kini:

1. Membersihkan Rumah Sebelum Imlek

Membersihkan rumah sebelum Imlek menjadi ritual penting yang hampir selalu dilakukan. Bukan sekadar menyapu dan merapikan, aktivitas ini dimaknai sebagai proses membuang energi negatif yang menumpuk sepanjang tahun. Barang rusak, tumpukan tak terpakai, hingga sudut rumah yang berdebu dipercaya dapat menghambat aliran energi positif.

Dengan membersihkan rumah, dipercaya ruang menjadi lebih “lega” untuk menyambut keberuntungan baru. Namun, tradisi ini biasanya dihentikan saat hari Imlek tiba karena menyapu atau membersihkan rumah di hari perayaan dianggap dapat mengusir hoki yang baru masuk.

2. Dekorasi dengan Warna Merah dan Emas

Nuansa merah dan emas hampir tak pernah absen dari perayaan Imlek. Dalam kepercayaan Tionghoa, merah melambangkan kebahagiaan, perlindungan, dan semangat hidup, sementara emas identik dengan kemakmuran dan kesejahteraan.

Menghias rumah dengan lampion, hiasan pintu, atau ornamen bernuansa merah dan emas dipercaya mampu memperkuat energi positif di dalam rumah. Selain mempercantik suasana, warna-warna ini juga memberi efek psikologis yang hangat dan penuh optimisme.

3. Menyusun Hidangan Imlek dengan Makna Filosofis

Hidangan Imlek bukan hanya tentang kumpul keluarga dan makan bersama, tetapi juga penuh simbol. Ikan melambangkan kelimpahan rezeki, mie panjang melambangkan umur panjang, dan kue keranjang mencerminkan keharmonisan serta kelekatan keluarga.

Menyajikan makanan-makanan ini dipercaya sebagai bentuk doa dan harapan agar energi keberuntungan menyertai keluarga sepanjang tahun.

4. Melunasi Utang dan Menyelesaikan Urusan Lama

Editor: Estu Suryowati
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore