
Ilustrasi orang yang tajam memori dan kemampuan kognitifnya (Freepik)
JawaPos.com - Beberapa orang mungkin mulai sulit memahami bacaan atau mengingat cerita seiring bertambahnya usia. Atau bahkan seseorang mulai mudah melupakan nama-nama seseorang yang baru saja berkenalan.
Ini adalah kondisi di mana otak mulai mengalami demensia karena bertambahnya usia dan penurunan kemampuan kognitif.
Kondisi ini tidak boleh diabaikan karena kesehatan otak sangat penting untuk dijaga agar tetap tajam berpikir di usia senja.
Hanya dengan melakukan beberapa kebiasaan sederhana, otak dapat tetap tajam dan sehat sehingga terlindungi dari demensia.
Ini karena melindungi otak dari risiko demensia atau kepikunan tidak selalu harus dengan prosedur medis yang rumit.
Dilansir dari Your Tango, ada empat kebiasaan yang cukup sederhana namun ampuh untuk melindungi otak dari demensia di masa tua.
1. Biasakan untuk Menetapkan Jeda Waktu
Cara belajar atau mengingat bukan tentang mengulang-ngulang terus-menerus tanpa melakukan jeda.
Banyak orang salah memahami bahwa mengulang-ulang nama atau informasi secara terus-menerus dalam satu waktu akan membuat mereka ingat.
Faktanya justru sebaliknya, karena otak dapat cepat merasa bosan hingga sulit untuk mengingat sesuatu.
