
seseorang yang menyukai teh di pagi hari. (Freepik/freepik)
JawaPos.com - Di pagi hari, pilihan minuman sering kali dianggap sebagai hal sepele—sekadar soal selera atau kebiasaan. Namun dalam perspektif psikologi, preferensi sederhana seperti memilih teh daripada kopi ternyata bisa mencerminkan pola kepribadian tertentu. Meski tentu tidak mutlak, berbagai penelitian dan observasi psikologis menunjukkan bahwa kebiasaan ini berkaitan dengan cara seseorang memandang hidup, mengelola emosi, hingga berinteraksi dengan orang lain.
Orang yang lebih memilih teh di pagi hari umumnya memiliki pendekatan yang berbeda terhadap kehidupan dibandingkan mereka yang mengandalkan kopi sebagai “pemicu energi instan”. Teh sering diasosiasikan dengan ketenangan, ritme yang lebih lambat, dan kesadaran penuh (mindfulness). Dari sini, muncul sejumlah karakteristik kepribadian yang cukup konsisten.
Dilansir dari Geediting, terdapat enam kepribadian yang sering berkembang pada individu yang lebih menyukai teh di pagi hari:
1. Lebih Tenang dan Reflektif
Peminum teh cenderung menikmati proses, bukan hanya hasil. Menyeduh teh membutuhkan waktu dan perhatian—dari memilih jenis daun hingga menunggu waktu seduh yang tepat. Kebiasaan ini secara tidak langsung melatih seseorang untuk lebih sabar dan reflektif. Mereka biasanya tidak terburu-buru dalam mengambil keputusan dan lebih suka mempertimbangkan segala sesuatu dengan matang.
2. Cenderung Introvert atau Nyaman dengan Kesendirian
Meski tidak selalu introvert, banyak pecinta teh yang merasa nyaman dengan momen hening. Pagi hari bagi mereka bukan waktu untuk langsung “menyerbu dunia”, melainkan kesempatan untuk menyelaraskan pikiran. Mereka menikmati waktu sendiri, membaca, atau sekadar duduk tenang sambil menyeruput teh hangat.
3. Memiliki Kesadaran Diri yang Tinggi
