
Ketua DPD PDIP Jawa Barat, Ono Surono, usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi dugaan suap ijon proyek Bupati Bekasi di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (15/1). (Ridwan/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang senilai ratusan juta rupiah dari hasil penggeledahan yang menyasar Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono. Penggeledahan tersebut berkaitan dengan kasus dugaan korupsi ijon proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi, Jawa Barat.
Selain uang ratusan juta, penyidik KPK turut mengamankan barang bukti berupa dokumen hingga bukti elektronik. Diduga, temuan itu berkaitan dengan kasus yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang (ADK).
"Dalam penggeledahan ini, penyidik mengamankan dan menyita sejumlah dokumen, barang bukti elektronik, dan uang tunai senilai ratusan juta rupiah yang ditemukan di ruangan Sdr. ONS," kata juru bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Kamis (2/4).
KPK menegaskan, seluruh proses penggeledahan telah dilakukan sesuai prosedur. Dalam proses penggeledahan, penyidik telah menunjukkan surat adaministrasi penyidikan.
Bahkan, proses penggeledahan turut disaksikan oleh istri Ono Surono, pihak keluarga, serta perangkat lingkungan setempat.
Seluruh rangkaian kegiatan dilakukan berdasarkan Pasal 34 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana, sebagaimana telah diperbarui melalui Pasal 113 ayat (4) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025.
Sementara terkait CCTV, penyidik tidak mencabut atau mematikannya. Ia menyatakan, CCTV dimatikan oleh pihak keluarga, dan penyidik hanya melakukan pengecekan atas CCTV tersebut.
"Setelah melakukan pengecekan atas CCTV, Penyidik juga tidak melakukan penyitaan atas CCTV tersebut," jelasnya.
Tak hanya berhenti di wilayah Bandung, penyidik KPK kembali bergerak untuk menggeledah rumah politikus PDIP tersebut yang berlokasi di wilayah Indramayu, pada Kamis (2/4). Saat ini, proses penggeledahan masih berlangsung.
"Hari ini, Kamis (2/4), penyidik melanjutkan kegiatan penggeledahan di rumah Sdr. ONS yang berlokasi di Indramayu," imbuhnya.
