
Polres Metro Jakarta Barat mengamankan sejumlah barang bukti yang digunakan dalam kejahatan modus black dollar. (Istimewa)
JawaPos.com - Polres Metro Jakarta Barat membongkar sindikat penipuan internasional bermodus black dollar yang menyasar warga negara asing (WNA). Para pelaku yang merupakan warga asal Liberia nekat menipu seorang pengusaha asal Korea Selatan hingga merugi miliaran rupiah.
Modus yang digunakan terbilang licik, yakni menggunakan cairan "ajaib" yang diklaim bisa mengubah kertas hitam menjadi uang dolar asli. Namun, hasil penyelidikan kepolisian mengungkap fakta bahwa cairan tersebut hanyalah campuran air biasa dan detergen.
Kronologi Penipuan Investasi Bodong
Kasus ini bermula pada Agustus 2025 saat korban berinisial LBO berkenalan dengan para tersangka berinisial IDK alias JK, SDT alias JP, dan PL alias P (DPO) di sebuah mal di Jakarta. Para pelaku melakukan pendekatan personal selama berbulan-bulan sebelum akhirnya menawarkan investasi black dollar.
Untuk meyakinkan korban, para pelaku sempat mempraktikkan cara mencuci uang kertas hitam tersebut di depan mata korban.
"Tersangka SDT alias JP kemudian mencuci uang tersebut menggunakan sebuah cairan hingga uang tersebut bersih seperti uang aslinya," ujar Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu Wirawan, Selasa (31/3).
Korban sempat diberikan uang hasil cucian sebesar USD 300 yang ternyata laku ditukarkan ke Rupiah di money changer. Hal inilah yang membuat korban percaya dan masuk ke dalam jebakan sindikat tersebut.
Kerugian Korban Mencapai Rp1,6 Miliar
Setelah mendapatkan kepercayaan korban, para pelaku mulai meminta uang dalam jumlah besar dengan berbagai alasan, mulai dari biaya menebus koper di Bea Cukai hingga membeli cairan pembersih tambahan.
Wakasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Kompol Raden Dwi Kennardi menyebutkan, cairan yang diklaim khusus tersebut hanyalah tipu muslihat semata.
