Logo JawaPos
Author avatar - Image
28 Maret 2026, 14.28 WIB

Trump Klaim Iran Izinkan 10 Kapal Minyak Lintasi Selat Hormuz, Sebut Hadiah untuk AS

Ilustrasi Selat Hormuz, yang memainkan peran penting dalam perang di Timur Tengah antara Iran melawan AS-Israel. (Naeblys-stock.adobe.co via Iloydslist) - Image

Ilustrasi Selat Hormuz, yang memainkan peran penting dalam perang di Timur Tengah antara Iran melawan AS-Israel. (Naeblys-stock.adobe.co via Iloydslist)

JawaPos.com - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada Kamis (26/3) menyatakan bahwa Iran telah memberikan izin kepada 10 kapal tanker minyak untuk melintasi Selat Hormuz. Ia menyebut langkah tersebut sebagai bentuk “hadiah” bagi AS.

Pernyataan itu disampaikan di tengah munculnya laporan mengenai adanya komunikasi tidak langsung antara Washington dan Teheran. Trump mengatakan, keputusan Iran tersebut menjadi indikasi bahwa AS tengah menjalani negosiasi yang cukup serius dengan pihak Iran.

Dalam rapat kabinet di Gedung Putih, Trump mengungkapkan keyakinannya terhadap proses tersebut. “Sepertinya kami sedang berurusan dengan orang yang tepat,” ujarnya, meski ia tidak menjelaskan secara rinci pihak yang terlibat dalam pembicaraan itu.

Ia juga mengutip pernyataan dari pihak Iran yang menyebut langkah itu sebagai bukti keseriusan mereka.

“Mereka berkata, 'Untuk menunjukkan fakta kepada kalian bahwa kami nyata dan solid serta benar-benar hadir, kami akan memberi kalian delapan kapal minyak, delapan kapal, delapan kapal minyak besar. Mereka benar dan mereka nyata,'” kata Trump seperti dikutip dari Antara, Jumat (27/3).

Menurutnya, Iran bahkan menambahkan dua kapal lagi sebagai bentuk permintaan maaf atas pernyataan sebelumnya.

Trump turut memberi sinyal bahwa penguasaan terhadap pasokan minyak Iran bisa menjadi salah satu opsi kebijakan. “Maksud saya, saya tidak akan membicarakannya, tetapi itu adalah sebuah opsi,” ujarnya.

Selain itu, Trump juga mengklaim bahwa operasi penangkapan terhadap Presiden Venezuela, Nicolas Maduro, pada 3 Januari telah menghasilkan keuntungan besar bagi AS, yang ia sebut mencapai “miliaran dan miliaran dolar.”

Di sisi lain, Wakil Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Pakistan, Mohammad Ishaq Dar, menyampaikan bahwa komunikasi tidak langsung antara AS dan Iran berlangsung melalui pesan yang disalurkan oleh Pakistan.

Sebelumnya, konflik memanas setelah AS dan Israel melancarkan serangan udara besar ke Iran pada 28 Februari. Situasi ini berdampak pada terganggunya distribusi global serta memicu lonjakan harga minyak dunia dan ketidakstabilan ekonomi global.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore